HALLOBUNDA.CO – Usia balita adalah fase penting yang penuh keajaiban. Di masa inilah pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kemampuan sosial dan emosional anak berkembang sangat pesat.
Untuk mendukung semua proses itu, satu hal tak boleh luput dari perhatian: nutrisi yang cukup dan seimbang.
Namun, di tengah banyaknya pilihan makanan, tantangan seperti GTM (gerakan tutup mulut), picky eater, dan kebiasaan ngemil yang kurang sehat sering kali membuat pemenuhan nutrisi menjadi PR tersendiri bagi Bunda.
Kenapa Nutrisi di Usia Balita Sangat Penting?
Menurut Kementerian Kesehatan RI, anak usia 1–5 tahun membutuhkan asupan gizi yang cukup sebagai bekal tumbuh kembang optimal.
Di masa ini, otak berkembang hingga 80%, tulang mulai memadat, dan kemampuan berpikir serta bicara mulai terbentuk lebih jelas.
Kekurangan nutrisi pada masa balita bisa berdampak jangka panjang, seperti pertumbuhan yang terhambat, rentan sakit, bahkan gangguan belajar saat anak memasuki usia sekolah.
Zat Gizi yang Harus Dipenuhi Balita
1. Karbohidrat
Sumber energi utama agar anak tetap aktif. Dapat diperoleh dari nasi, roti, kentang, ubi, dan sereal.
2. Protein
Penting untuk membangun otot dan jaringan tubuh. Pilih protein hewani dan nabati seperti daging, ikan, telur, tahu, dan tempe.
3. Lemak Sehat
Mendukung perkembangan otak. Bisa didapat dari alpukat, ikan berlemak (seperti salmon), dan minyak zaitun.