2. Gejala Kehamilan Bisa Berbeda
Setiap kehamilan unik, Bunda. Walau sudah pernah hamil, gejala yang dirasakan bisa berbeda. Beberapa Bunda justru merasa:
-
Morning sickness lebih ringan atau malah lebih parah
-
Perut terlihat lebih besar lebih cepat karena otot perut sudah meregang dari kehamilan pertama
-
Nyeri punggung dan kaki bisa lebih terasa karena tubuh sudah pernah mengalami perubahan hormonal
3. Lebih Sibuk, Lebih Capek
Saat hamil anak kedua, waktu istirahat akan jauh lebih terbatas karena harus tetap mengurus si Kakak. Ini membuat Bunda bisa merasa lebih cepat lelah dibanding kehamilan sebelumnya.
Tipsnya? Coba libatkan pasangan dan minta bantuan keluarga, agar Bunda tetap punya waktu untuk istirahat.
4. Persiapan Persalinan Bisa Lebih Santai
Jika di kehamilan pertama Bunda sibuk mencari info seputar persalinan dan perawatan bayi, maka di kehamilan kedua, banyak hal sudah lebih dipahami.
Namun tetap perlu diingat, setiap persalinan bisa berbeda. Jangan terlalu percaya diri hingga mengabaikan kontrol atau edukasi lanjutan.
5. Perlu Persiapan Emosional untuk Si Kakak
Salah satu fokus besar di kehamilan kedua adalah mempersiapkan anak pertama. Ia mungkin belum memahami sepenuhnya, dan bisa merasa cemburu. Maka dari itu:
-
Libatkan si Kakak saat belanja perlengkapan bayi
-
Ajak bicara dan beri pengertian soal kehadiran adik bayi
-
Berikan waktu khusus hanya untuknya agar tidak merasa tersisih