2. Terus Memantau Tumbuh Kembang Anak
Orang tua perlu terus memantau tumbuh kembang anak-anak mereka terutama dari tinggi dan berat badan anak.
Bunda bisa membawa sang buah hatinya secara berkala ke Posyandu maupun klinik khusu anak.
Dengan begitu, akan lebih mudah bagi Bunda untuk mengetahui gejala awal gangguan dan penanganannya.
3. Selalu Jaga Kebersihan Lingkungan
Seperti yang diketahui, anak-anak sangat rentan terkena serangan penyakit, terutama jika lingkungan sekitar atau rumah kotor.
Faktor ini pula secara tak langsung bisa meningkatkan peluang untuk si Kecil terkena stunting.
Studi yang dilakukan di Harvard Chan School menyebutkan diare adalah faktor ketiga yang akan menyebabkan gangguan kesehatan tersebut.
Sementara salah satu pemicu diare bisa datang dari paparan kotoran yang masuk ke dalam tubuh manusia.
4. Akses Terhadap Air Bersih
Menyediakan si Kecil air minum yang bersih dapat mencegah penyakit akibat konsumsi air yang tidak bersih.
Lalu imbasnya bisa memicu stunting pada sumber air sebaiknya aman dan air harus direbus terlebih dahulu jika belum.
5. Akses Terhadap Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Pemeriksaan rutin dan imunisasi dapat membantu mendeteksi serta merawat kesehatan yang dapat menyebabkan stunting pada anak.
Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika sang buah hati menunjukkan tanda tumbuh kembang yang buruk.
Jadi seperti itu Bunda, jika si Kecil terus terpapar polusi udara yang buruk akan berisiko bagi sang buah hati terkena stunting.
Maka dari itu, Bunda harus selalu menjaga si Kecil jangan sampai polusi udara banyak dihirup olehnya.***