5 Cara Mengajarkan Anak untuk Membela Diri
Bunda atau Ayah bisa memberikan pelajar kepada si Kecil untuk membela diri saat sedang diintimidasi oleh temannya, berikut cara-caranya:
1. Melatih Kepekaan dan Kewaspadaan Terhadap Lingkungan Sekitar
Dengan mewaspadai lingkungan, bisa menjadi kunci dari keselamatan, ajak anak untuk lebih waspada dengan lingkungan sekitar dengan cara mengenali lingkungan.
Mengenal lingkungan lebih dalam, akan membuat anak lebih peka jika terasa ada sesuatu yang tidak beres di sekelilingnya.
Ketika memasuki lingkungan baru, sang buah hati juga harus beradaptasi dengan cepat sehingga dirinya bisa selalu waspada.
Dengan melatih kepekaan dan kewaspadaan, hal ini bertujuan untuk menghindarkan dari keadaan terpojok ketika diganggu.
2. Latih Anak Bersuara Tegas dan Lantang
Sebaiknya orang tua bisa membantu anak dengan strategi dan menemukan kekuatan agar dirinya bisa keluar dari siklus yang sulit.
Ketegasan adalah keterampilan yang harus diajarkan kepada si Kecil, tujuannya memungkinkan mereka untuk membela diri dan membangun ketahanan.
Bantu mereka berlatih mengeluarkan suara yang lantang dan tegas agar menjadi teror mental pada perundung.
Dengan artian bahwa lawannya bukanlah orang yang lemah, sehingga perundung akan berpikir ulang ketika melakukan penyerangan.
3. Ajak Anak untuk Mengikuti Kelas Bela Diri
Ada beberapa dugaan bahwa penindasan bisa memiliki dampak pada respons fisiologis terhadap kesulitan yang dialami oleh anak.
Banyak alasan anak-anak harus mulai belajar untuk mengikuti kelas bela diri, di mana seni bela diri mengajarkan mereka keterampilan penyelesaian konflik yang damai tanpa adanya kekerasan.
Dengan mengikuti kelas bela diri, anak akan dapat membela diri saat terjadinya intimidasi.***