Alasan di Balik Untouchable Rafathar
Alasan di balik keputusan tersebut dijelaskan oleh Raffi Ahmad secara langsung dalam video podcast tersebut. “Saat itu, kami hanya butuh orang untuk jagain saja karena aku dan mamanya syuting terus,” cerita Raffi Ahmad.
Karena peraturan yang ketat tersebut membuat Rafathar menjadi anak yang tidak mudah disentuh atau untouchable. Raffi mengaku peraturan putranya tidak boleh disentuh oleh sembarangan orang berasal dari Mama Gigi.
Peraturan Rafathar tidak boleh disentuh orang sembarang semata-mata untuk menjaga keamanannya. Apalagi kulit anak-anak cukup sensitif dan tak pernah ada yang tahu apakah tangan orang tersebut bersih atau tidak. Jadi, sangat wajar apabila sikap Mama Gigi dan beberapa orang tua lainnya membuat peraturan untouchable kepada si Kecil.
Selain itu, alasan mengapa Rafathar untouchable karena Mama Gigi ingin selalu dekat dengan putra sulungnya ini meski saat bekerja. Terutama ada fase sejak baru lahir hingga sebelum memasuki sekolah. Oleh karenanya, Mama Gigi tak pernah meninggalkan Rafathar seorang diri bersama pengasuh saja di rumah.
Tidak hanya itu saja, Rafathar juga memiliki trauma karena dulu pernah mengalami kejadian yang kurang mengenakkan. Ketika Mama Gigi membawa dia jumpa fans di luar kota, ternyata Rafathar terkena cakaran dan cubitan dari fans, yang entah sengaja atau tidak. Dari trauma atas kejadian tersebut Rafathar kemudian selalu memakai topeng ketika bertemu banyak orang.
Tak disangka, sikap untouchable Rafathar ternyata terbawa hingga usianya mau menginjak delapan tahun. Saat bertemu para penggemarnya, ia cenderung bersikap dingin, tidak ceria, hingga memilih untuk menghindar. Salah satu aksi pemberontakan yang ia lakukan adalah menggunakan topeng, topi hingga kacamata supaya tidak ketahuan bahwa ia adalah Rafathar.
Tingkah tersebut sempat menjadi perbincangan oleh warganet di media sosial, hanya tiga orang yang paling dekat dengan si Aa saja yang boleh menyentuhnya.
Namun terlepas dari itu semua, Papa Raffi berpikir bahwa sifat pemalunya Rafathar itu turun dari dirinya. Menurutnya saat masih kecil ia justru jauh lebih pemalu daripada Rafathar sekarang.
Peraturan yang dibuat Mama Gigi ini sejatinya sebagai bentuk proteksi untuk melindungi dan menjaga si Aa. Tujuannya agar anak Mama Gigi dan Papa Raffi tetap aman, mengingat ia cukup terkenal dan hampir tidak ada yang tak mengenalinya.
Semua keputusan pasti ada keuntungan dan kerugian masing-masing. Jika Ayah dan Bunda juga ingin anak tidak disentuh orang lain maka Ayah dan Bunda perlu sering-sering memberikan pemahaman kepada orang-orang sekitar mengenai alasannya. Sehingga anak aman, orang tua pun tenang karena tak mendapatkan cibiran dari lingkungan. Meskipun nantinya cibiran itu akan tetap selalu ada bagaimanapun kondisinya.