Kurang tidur juga dapat mempengaruhi suasana hati, perkembangan fisik, dan bahkan kemampuan mereka untuk melawan penyakit dan infeksi.
Kebanyakan orang tua akan kebingungan jika si Kecil masih aktif di saat waktunya beristirahat.
Jika bingung, Bunda dapat mencobanya dengan mencari apa yang kira-kira yang menyebabkan anak sulit tidur.
Saat Bunda sudah mengetahui penyebabnya, lebih baiknya harus dipraktekan secara langsung agar anak bisa tidur.
4 Hal yang Menjadi Penyebab si Kecil Sulit Tidur

Dikutip dari situs verywellfamily.com, anak sulit tidur malam mungkin sudah merupakan masalah klasik dan umum bagi para Bunda-bunda.
Mulai dari bayi, balita, hingga anak beranjak sekolah, masalah ini selalu menjadi tantangan tersendiri di usianya.
Meskipun masalah ini bisa dikatakan hal yang umum, tetap saja masih banyak Bunda dan Ayah mengalami kesulitan untuk menanganinya.
Perlu diketahui, hampir semua organ di dalam tubuh memperbaiki fungsinya di malam hari, yaitu mulai jam 10 malam hingga jam 5 sampai 6 pagi.
Di waktu itulah, beragam racun kimia dilepaskan oleh tubuh, mulai dari hati, kantung empedu, paru-paru, sumsum tulang, hingga otak untuk mengistirahatkan pikiran.
Jika si Kecil sulit tidur malam secara konsisten, cobalah untuk mencari penyebabnya, agar tidak menimbulkan dampak buruk pada si Kecil.
Berikut adalah beberapa alasan umum mengapa sang buah hati sulit untuk tidur, di antaranya:
1. Rutinitas Waktu Tidur
Terlalu banyak kebisingan dan aktivitas sebelum tidur dapat membuat si Kecil terlalu bersemangat sehingga sang buah hati akan sulit untuk tenang dan tertidur.
Cara mengatasinya yakni dengan mencoba membuat rutinitas waktu tidur yang positif. Contohnya dengan membuat suasana rumah hening satu jam sebelum waktu tidur.
Rutinitas waktu tidur yang baik dapat membantu menenangkan anak Bunda, sehingga dia siap tidur tepat waktu.
Selain itu, rutinitas waktu tidur normal anak-anak dapat terganggu jika dipengaruhi oleh cuaca, jet lag, atau kamar tidur baru.
Masalah tidur ini biasanya akan teratasi dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu pekan.
2. Lingkungan Tidur
Salah satu faktor yang membuat anak sulit tidur ialah lingkungan tidurnya, maka dari itu Bunda lebih baik mengecek kamar si Kecil.
Pastikan kamar si Kecil tenang, jauh dari sumber kebisingan. Selain itu, pastikan juga suhu di kamarnya nyaman, tidak membuat gerah ataupun membuatnya kedinginan.
Tak lupa juga memastikan penerangan di kamarnya. Jangan buat kamarnya terlalu terang, justru biasakan anak untuk tidur di kamar gelap.
Karena mengondisikan tidur di dalam ruang yang gelap merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur. Tidak hanya untuk anak-anak saja, tapi juga berlaku untuk orang dewasa.