Tidur setelah sahur bisa membuat waktu tersebut terlewatkan, sehingga mereka harus lebih berhati-hati agar tidak kekurangan cairan saat berpuasa.
5. Menghindari Kebiasaan Malas
Tidur setelah sahur bisa menjadi kebiasaan yang malas. Mama perlu mengajarkan anak untuk memanfaatkan waktu dengan baik, termasuk waktu setelah sahur.
Lebih baik menghabiskan waktu dengan aktivitas yang bermanfaat seperti membaca Alquran atau berdoa.
Ramadan adalah kesempatan yang berharga untuk meningkatkan ibadah dan menjalani hari dengan mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa.
Oleh karena itu, Mama perlu memberikan contoh dan mengajarkan kepada anak-anak untuk tidak tidur setelah sahur, melainkan memanfaatkan waktu dengan melakukan aktivitas yang bermanfaat.
6. Menjaga Kesehatan Mental
Tidur terlalu banyak atau tidur pada waktu yang tidak tepat dapat memengaruhi kesehatan mental.
Bangun di waktu yang tepat dan menjalani rutinitas sehari-hari dengan baik dapat membantu menjaga kesehatan mental dan meningkatkan produktivitas pada anak.
Selain itu, tidur yang berlebihan atau pada waktu yang tidak tepat juga dapat memengaruhi mood dan tingkat energi anak-anak.
Mereka mungkin merasa malas, lesu, atau kurang bertenaga untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka, meningkatkan resiko stres, kecemasan, atau bahkan depresi.
Nah, itulah beberapa alasan mengapatidak boleh tidur setelah sahur yang perlu Mama ketahui dan edukasikan pada anak.
Tidur setelah sahur bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan dan ibadah selama bulan puasa.
Pastikan sang buah hati memanfaatkan waktu setelah sahur dengan baik.
Dengan begitu, si Kecil akan lebih siap dan semangat menjalani puasa serta menjalankan ibadah dengan lebih baik.***