Terkena Aquagenic Urticaria, Seorang Wanita Tak Bisa Kena Air dan Keringat Sejak 8 Tahun

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Terkena Aquagenic Urticaria, Seorang Wanita Tak Bisa Kena Air dan Keringat Sejak 8 Tahun

“Saya telah membersihkan tubuh saya dengan handuk yang telah dirancang khusus, tetapi itu pun tetap sakit rasanya,” ungkap Tessa.

Wanita tersebut pun memiliki cara untuk mengatasi bau badannya saat aktivitas lantaran dirinya tak bisa terkena air.

“Saya dapat meminimalkan bau badan dengan mencukur dan menggunakan deodoran jika diperlukan,” ujarnya.

“Saya tidak melakukan banyak hal yang menyebabkan saya berkeringat, apalagi membuatku kotor, karena aku tidak bisa kena air,” sambungnya.

Jika diharuskan untuk membersihkan badan dengan air lantaran aktivitas yang padat, Tessa pun terpaksa mandi dan menahan tubuhnya agar tidak pingsan.

“Berdiri di pancuran selama lebih dari 5 menit, sambil berusaha untuk tidak pingsan karena saya mengalami hiperventilasi saat ada air yang mengenai saya,” ucap Tessa.

Baca Juga  Mengejutkan! Tinggi Anak di Korea Selatan Meningkat Pesat, Ternyata Ini Alasannya

“Bermain dengan air bukanlah sebuah pengalaman yang bisa menenangkan seperti orang lain jika saya yang melakukannya,” sambungnya.

Karena penyakit yang langka, yang diperkirakan hanya kurang dari 250 orang saja di seluruh dunia yang mengidap aquagenic urticaria.

Tessa mengatakan orang sering kali ingin menguji coba alerginya, seperti apa yang dirinya alami saat masih duduk di bangku perkuliahan.

“Ketika saya menceritakan hal ini kepada orang-orang di perguruan tinggi, saya akan melihat orang-orang dengan sengaja memercikkan air ke saya,” curhatnya.

“Atau saya akan dilempar oleh es batu oleh orang-orang saat duduk di bangku perkuliahan,” lanjutnya.

Share this Article
Reading: Terkena Aquagenic Urticaria, Seorang Wanita Tak Bisa Kena Air dan Keringat Sejak 8 Tahun