Lama Tak Ada Kabar, Sherina Munaf Resmi Gugat Cerai Baskara Mahendra

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Lama Tak Ada Kabar, Sherina Munaf Resmi Gugat Cerai Baskara Mahendra

Hal itu dapat menyebabkan seseorang merasa mudah marah, ditinggalkan, ditolak, dan tertekan secara keseluruhan.

Menjadi sasaran silent treatment merupakan tantangan bagi siapa saja, tetapi hal ini khususnya sulit bagi seseorang yang sudah memiliki harga diri rendah serta keterikatan yang cemas.

Bagian dari pola ini mencakup ketakutan akan stabilitas dan ketergantungan hubungan.

Selanjutnya, lebih dari yang lain, mereka mungkin cepat merasakan penolakan yang intens dan ketakutan akan kehilangan.

Oleh karena itu, silent treatment dapat berdampak pada hubungan, meskipun orang yang diam mencoba menghindari konflik.

Baca Juga  Berapa Kali Idealnya Frekuensi Bercinta Suami Istri Dalam Seminggu? Cari Tau Yuk Bunda!

5 Cara Menanggapi Silent Treatment

Melansir dari laman Choosing therapy, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini dan belajar berkomunikasi dengan lebih efektif.

1. Tetapkan Batasan yang Sehat

Menetapkan batasan yang sehat dalam hubungan penting untuk menentukan kapan keheningan dan ruang menjadi terlalu berlebihan.

Jika melakukan kesalahan, sampaikan permintaan maaf. Namun, hindari meminta maaf jika tidak melakukan kesalahan apapun.

2. Bangun Komunikasi yang Sehat

Salah satu cara untuk menciptakan komunikasi yang sehat dalam suatu hubungan adalah dengan menciptakan percakapan yang terstruktur.

Ini berarti mengubah pola komunikasi Bunda dan pasangan.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mempelajari aturan-aturan yang adil dalam hubungan.

Baca Juga  7 Shio yang Jadi Unggulan dalam Dunia Kerja, Paling Diburu Perusahaan Besar

3. Lakukan Perawatan Diri

Silent treatment dapat merusak kesehatan emosional seseorang, jadi penting bagi Bunda untuk menjaga diri sendiri selama situasi ini.

Lakukan sesuatu untuk diri sendiri untuk memastikan terhindar dari kelelahan emosional.

4. Tenangkan Diri

Menenangkan diri akan sangat membantu masing-masing pihak meluangkan waktu untuk menenangkan diri sebelum membahas masalah tersebut dengan tenang.

5. Hindari Menganggapnya Sebagai Hal Pribadi

Jika menganggapnya sebagai sesuatu yang personal, Bunda akan merasa lebih buruk, menjadikannya tentang Bunda, dan pasangan tidak perlu menanggung kesalahan atau tanggung jawab apapun.***

Share this Article
Reading: Lama Tak Ada Kabar, Sherina Munaf Resmi Gugat Cerai Baskara Mahendra