Salah satu jenis yang bisa Bunda coba untuk memberikan ke si Kecil adalah white tea dengan catatan diberikan jangan setiap pagi atau dalam jumlah yang banyak.
Apalagi jika sang buah hati Bunda pada dasarnya sudah menjadi anak yang aktif akan cenderung sulit tidur nantinya, maka hindari pemberian jenis teh apapun kepadanya.
WHO juga tidak menyarankan si Kecil untuk minum teh sampai berusia 2 tahun bahkan anak dengan usia 2 sampai 5 tahun tidak disarankan mengonsumsi terlalu sering.
Dikutip dari situs usphamacist.com, perhatikan pula jika akan memberikan teh kemasan pada anak, teh yang dalam kemasan pada umumnya memiliki kandungan gula yang cukup tinggi.
Tak hanya itu saja, dengan asupan gula tambahan yang baik pada anak maksimal 10% dari total kalori, lebih baik jangan sampai lebih dari itu.
Sebagai contoh, seorang anak berusia 5 tahun yang memiliki berat badan ideal 18 kg boleh mendapat gula tambahan sekitar 45 g per hari.
Bunda juga harus mengetahui, bahaya yang akan menghampiri jika si Kecil masih mengonsumsi teh tiap pagi atau secara rutin.
7 Bahaya Jika si Kecil Sering Minum Teh

Dikutip dari unggahan Youtube Dunia Parenting, Berikut ada beberapa bahaya yang akan terjadi pada anak jika terlalu sering minum teh, di antaranya:
1. Mengganggu Proses Penyerapan Kalsium
Jika selama ini si Kecil sering dan suka mengonsumsi teh, sebaiknya mulailah membatasi dan mengurangi dari sekarang.
Mengonsumsi teh dengan jumlah berlebih, tidak baik bagi kesehatan tubuh anak-anak.
Hal ini dikarenakan teh dapat memicu terjadinya gangguan proses penyerapan kalsium pada tubuh sang buah hati jika terlalu sering dapat berisiko menyebabkan anak mengalami defisiensi kalsium.
Jika hal tersebut disepelekan, maka akan berisiko menyebabkan fungsi sistem, saraf otak dan otot anak akan mengalami gangguan.
Kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan sang buah hati untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Jadi sebaiknya hindari memberikan teh pada sang buah hati.