Stop Membandingkan Anak, Bun! Ini Dampaknya bagi Emosi dan Perkembangan Mereka

Lafa Zidan Alfaini
2 Min Read
Stop Membandingkan Anak, Bun! Ini Dampaknya bagi Emosi dan Perkembangan Mereka

HALLOBUNDA.CO – Bunda, pernahkah secara tak sadar membandingkan si kecil dengan kakaknya atau teman sebayanya? Mungkin tujuannya baik, agar mereka termotivasi.

Tapi tahukah Bunda, perbandingan yang sering dilakukan bisa menimbulkan luka emosional dan mengganggu perkembangan mental anak?

Kenapa Orang Tua Sering Membandingkan?

Kebiasaan membandingkan sering terjadi karena dorongan untuk melihat anak berkembang.

Tapi, niat baik ini bisa menjadi bumerang jika dilakukan terus-menerus dan tidak disertai empati.

Apalagi jika dibandingkan dengan anak lain yang berbeda karakter atau usia.

Dampak Emosional pada Anak

Membandingkan anak, terutama secara negatif, bisa menyebabkan:

  • Rasa minder dan tidak percaya diri

  • Marah, frustasi, atau merasa tidak dicintai

  • Ketakutan gagal karena merasa tidak cukup baik

  • Persaingan yang tidak sehat antar saudara atau teman

Baca Juga  Adaptasi Emosional Ibu: Perjalanan Hati di Tengah Perubahan

Menurut psikolog anak dari Verywell Family, anak-anak yang terus dibandingkan lebih berisiko mengalami masalah harga diri rendah dan kecemasan sosial.

Anak Itu Unik, Bunda!

Setiap anak punya gaya belajar, minat, dan kecepatan berkembang yang berbeda. Apa yang berhasil pada anak pertama belum tentu cocok untuk anak kedua.

Jika anak terus dibandingkan, ia bisa kehilangan rasa percaya pada kemampuannya sendiri.

TAGGED:
Share this Article
Reading: Stop Membandingkan Anak, Bun! Ini Dampaknya bagi Emosi dan Perkembangan Mereka