3 Penyebab Bayi Meninggal Dalam Kandungan

Hingga saat ini, penyebab sang buah hati yang meninggal dalam kandungan masih belum diketahui dengan secara pasti.
Hanya saja ada beberapa penyebab yang dapat meningkatkan resiko terjadinya keadaan seperti itu, di antaranya:
1. Infeksi
Infeksi bakteri, virus atau parasit, selama hamil yang tidak ditangani dengan tepat juga bisa meningkatkan risiko terjadi keguguran.
Beberapa jenis kuman yang dapat meningkatkan risiko tersebut adalah streptococcus, E colli, Chlamydia, Listeria, Toxoplasma, Plasmodium, atau virus Rubella.
2. Gangguan Plasenta
Bayi meninggal dalam kandungan sering dikaitkan dengan plasenta yang tidak bekerja dengan baik.
Plasenta merupakan organ yang berfungsi menyalurkan nutrisi dan oksigen dari ibu ke sang buah hati.
Jika plasenta mengalami gangguan, maka pertumbuhan dan perkembangan janin dapat terhambat hingga menyebabkan janin meninggal dalam kandungan.
3. Janin Terlilit Dalam Tali Pusar
Selain kondisi di atas, kondisi saat tali pusar terlilit atau terpelintir di leher dapat membuat janin meninggal dalam kandungan.
Karena jika lilitannya cukup banyak dan dibiarkan begitu saja dengan terus menerus dapat mengambat aliran oksigennya untuk janin.***