Tips Komunikasi Efektif antara Orang Tua dan Anak

1. Jadilah Pendengar yang Baik
Sebelum Bunda memberi saran, dengarkan dulu dengan penuh perhatian. Tatap mata anak, anggukkan kepala, dan beri respons kecil seperti “Oh begitu, ya?” agar anak tahu bahwa Bunda benar-benar mendengarkan, bukan sekadar mendengar.
2. Gunakan Bahasa yang Sederhana dan Ramah
Sesuaikan gaya bicara dengan usia anak. Hindari nada tinggi atau kata-kata rumit yang membuat anak bingung. Gunakan kalimat positif yang mudah dipahami dan tidak menyudutkan.
3. Tunjukkan Empati dan Validasi Perasaannya
Saat anak marah, kecewa, atau sedih, jangan buru-buru menasihati. Validasi dulu perasaannya dengan kalimat seperti, “Bunda tahu kamu lagi kesal ya, itu wajar kok.” Setelah itu, baru arahkan perlahan.
4. Hindari Menghakimi atau Menggurui
Kalimat seperti “Kamu selalu salah” atau “Kok kamu gitu sih!” hanya akan membuat anak merasa buruk tentang dirinya. Gantilah dengan pertanyaan terbuka seperti, “Menurut kamu, apa yang bisa dilakukan lain kali?”
5. Luangkan Waktu Khusus untuk Mengobrol
Di tengah kesibukan, sempatkan waktu khusus untuk ngobrol santai dengan anak, misalnya sebelum tidur atau saat makan malam. Momen ini penting agar anak merasa dekat dan nyaman bercerita.