Luar Biasa! Transplantasi Rahim Pertama Kali di Korea Selatan Sukses Dilakukan

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Keberhasilan Transplantasi Rahim di Korea Selatan
Luar Biasa! Transplatasi Rahim Pertama Kali di Korea Selatan Sukses Dilakukan

Kebanyakan pelebaran dilakukan di rumah setelah mendapat bimbingan dari tim perawatan.

Pelebaran MRKH akan memakan waktu sekitar enam bulan, hal ini berhasil pada sekitar 90% orang yang menggunakan pengobatan ini.

Bagi para wanita yang tidak dapat melakukan pembesaran dengan menggunakan metode ini, ada banyak pilihan pembedahan yang tersedia.

Pilihannya berbeda-beda, tergantung keahlian ahli bedah, beberapa teknik bedah meliputi pelebaran, pencangkokan jaringan dari bagian tubuh lain, atau kombinasi keduanya.

Beberapa orang juga mungkin memilih untuk tidak memanjangkan vaginanya.

Ada satu hal yang penting agar pelebaran atau pemanjangan bedah sukses, yakni hanya wanita tersebut mau memilih cara tersebut dan merasa siap.

Mereka yang mengidap MRKH dapat memiliki anak kandung karena sindrom tersebut tidak mempengaruhi indung telurnya.

Baca Juga  Aurel Hermansyah Ajarkan Ameena Mengenal Warna, Ini 5 Manfaatnya Bagi si Kecil

Jika penderita MTKH memilih untuk memiliki sang buah hati, bisa mendapatkan bantuan reproduksi melalui fertilisasi in vitro atau IVF dan ibu pengganti.

Ada juga uji klinis untuk tranplatasi rahim yang memungkinkan penderita MRKH dapat hamil.

Perawatan sindrom tersebut juga mencakup perawatan ginekologi rutin, seperti skrining kanker serviks dan tes penyakit menular seksual.

Bagi para wanita yang suka mengalami perutnya sakit akibat sindrom tersebut, ibuprofen bisa sebagai langkah pertama untuk meredakan nyerinya. Dan juga, obat ini dijual bebas di apotek.

Tak hanya itu saja, obat lain juga termasuk pil estrogen dan progesteron dapat membantu mencegah kram secara terus menerus.***

Share this Article
Reading: Luar Biasa! Transplantasi Rahim Pertama Kali di Korea Selatan Sukses Dilakukan