Hal tersebut dilakukan untuk menjadi penyangga, kepala dari orang yang berposisi L terbalik paling depan masuk ke sela-sela kaki orang yang menghadapnya.
Tak hanya itu saja, kelompok lainnya akan bertugas sebagai penunggang kuda, selanjutnya mereka akan melompat dari belakang pantat para kuda untuk menduduki punggung kelompok yang menjadi kuda.
Para penumpang secara berurutan melompat dan duduk di atas para kuda-kuda tersebut.
Di momen itu rombongan kuda harus bersiap-siap untuk dinaiki oleh rombongan para penunggangnya.
Kesiapsiagaan dan kekuatan fisik akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan permainan ini.
Jika para pemain tidak siap atau bisa jadi ceroboh dalam memainkannya, maka akan sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan cedera.
Bahaya dalam permainan ini terjadi saat adegan di mana anggota tim penunggang melompat ke atas punggung anggota tim bawah yang berperan sebagai kuda.
Jika kuda yang berada di tim bawah tidak mampu untuk menopang, ada kemungkinan risiko terjatuh baik untuk penunggang maupun kuda.
Karena wajah anggota tim kuda menghadap ke bawah, hal ini dapat menyebabkan risiko terhadap wajah.
Kemungkinan kepala akan menyentuh tanah terlebih dahulu jika terjadi kesalahan dalam permainan kuda tomprok ini.***