Reading: Bayi 2 Hari di Ogan Ilir Meninggal Usai Disuntik Bidan Desa, Ini Kronologi dan Klarifikasinya

Bayi 2 Hari di Ogan Ilir Meninggal Usai Disuntik Bidan Desa, Ini Kronologi dan Klarifikasinya

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Usia Disuntik Tumitnya Oleh Bidan Desa Ogan Ilir, Bayi Berusia 2 Hari Meninggal Dunia 

“Waktu itu saya lahiran anak keempat dengan dibantu bidan tradisional, setelah lahir normal, alhamdulillah anak saya sehat,” ungkap Asiah.

Setelah melahirkan, sehari setelahnya Asiah mengaku didatangi oleh bidan desa yang tak diundang oleh sang keluarga.

Ternyata bidan tersebut mengaku berinisiatif ingin membantu kesehatan bayinya dan mau mengambil sampel darah.

Namun, Asiah pun yakin bahwa bayinya sehat dan tidak membutuhkan sama sekali penanganan medis.

Keluarga tak merasakan kecurigaan saat bidan menusukkan jarum suntik ke tumit Muhammad Agustus, tapi ada kesalahan dari tenaga medis tersebut.

“Dua kali disuntik, yang pertama nggak kena,” ujar Asiah.

Setelah kejadian tersebut Muhammad Agustus tak mengalami gejala apa pun dan kondisinya sehat seperti biasanya.

Baca Juga  Polusi Udara Memburuk, Anak Zaskia Adya Mecca Terkena Imbas Sampai Sesak Napas

Namun, keesokan harinya ada hal yang mengejutkan yakni sang bayi pun tiba-tiba mengalami demam tinggi.

Sang ibunda tak diam begitu saja setelah anaknya alami demam, Asiah tak pikir panjang langsung membawa sang bayi ke Puskesmas Tanjung Raja.

Tak berakhir sampai di situ, bayinya kemudian dirujuk ke RSUD Kayuagung untuk mendapatkan penanganan.

Selama bayinya dirawat di rumah sakit, dirinya berharap kondisi anak keempatnya kembali sehat.

Doa Asiah pun tak terkabul, alhasil dirinya harus menerima kabar pahit bahwa bayinya yang baru berusia dua hari meninggal.

Dari situlah Asiah langsung datang kepada bidan setelah anaknya meninggal lantaran disuntik olehnya.

Saat didatangi, sang bidan mengatakan bahwa Muhammad Agustus meninggal dunia lantaran salah makan.

Baca Juga  3 Tips Mengurangi Pertengkaran di Depan Anak

Tak terima jawaban bidan seperti itu, Asiah langsung memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib.

Setelah ditangani oleh pihak yang berwajib, bidan tersebut memberi klarifikasi bahwa dirinya hanya melakukan Skrining Hipotiroid Kongenital  (SHK) pada Muhammad Agustus.

Share this Article
Reading: Bayi 2 Hari di Ogan Ilir Meninggal Usai Disuntik Bidan Desa, Ini Kronologi dan Klarifikasinya