Bahkan sekitar 9,8% kematian pada bayi dibawah 12 bulan dan 4,55 kematian pada balita usia 12-59 bulan di Indonesia disebabkan oleh diare.
Mungkin Bunda atau Ayah belum mengetahui betul apa sih vaksin rotavirus itu? Dan penyakit apa yang dapat ditimbulkan dari virus ini, berikut penjelasannya.
Pengertian Vaksin Rotavirus

Dikutip dari laman Centers for Desease Control and Prevention (CDC), imunisasi rotavirus adalah pemberian vaksin rotavirus untuk menangkal serangan virus yang memicu diare.
Selain diare yang parah, bayi dengan rotavirus juga kerap mengalami muntah sekaligus akan mengalami demam.
Bayi dan juga anak-anak yang telah terinfeksi RV bisa mengalami dehidrasi dan perlu dirawat di rumah sakit.
Bahkan dalam beberapa kasus bisa sampai menyebabkan meninggal jika sudah terinfeksi RV.
Sehingga melakukan vaksin RV untuk si Kecil sangat penting untuk mencegah infeksi dan dampaknya bagi kesehatan anak-anak.
Manfaat Vaksin Rotavirus Bagi si Kecil
Rotavirus pada umumnya berada pada tinja seseorang yang telah terinfeksi dan bertahan cukup lama di permukaan.
Rotavirus juga sangat mudah ditularkan serta menyebar lewat kontak fisik terutama pada tempat umum dan kurangnya perhatian terhadap kebersihan tangan.
Oleh karena itu, pemberian vaksin atau imunisasi merupakan salah satu solusi yang sangat tepat dan bijak untuk mencegah penyebarannya.
Karena jika si Kecil sudah menerima vaksin rotavirus ini, bermanfaat agar memiliki sedikit risiko untuk mengalami diare akibat virus tersebut.
Sejumlah ciri-ciri dehidrasi berat sebagai akibat diare yang disebabkan oleh virus tersebut, di antaranya penurunan tingkat kesadaran.
Tak hanya itu saja, bisa saja menyebabkan mual hingga muntah, nafsu makan menurun, lemas, kaki dan tangan menjadi dingin, serta sesak napas.
Jika sudah terjadi, keadaan ini perlu penanganan dengan cepat dan tepat sehingga anak tidak semakin mengalami dehidrasi.