Lalu lepaskan gelang kayu dengan hati-hati dari gelas, dan biarkan anak membungkusnya dengan penutup yang warna-warni sesuai seleranya.
Membuat prakarya bersama anak dapat meningkatkan ikatan dengan si Kecil. Selain itu kegiatan ini juga dapat mengajarkan sebuah proses untuk mencapai hal yang diinginkan, dalam hal ini gelang dari kayu tersebut.
2. Membuat Sarang Laba-laba Tiruan yang Menempel di Pintu
Permainan selanjutnya Bunda dan Ayah hanya membutuhkan peralatan seperti penutup dan juga beberapa gumpalan kertas.
Permainan ini cocok sekali untuk membuat sang buah hati tidak bosan jika berada di rumah, Bunda bisa membuat sarang laba-laba tiruan yang terjangkau atau ekonomis.
Kemudian jika sarang laba-laba tersebut jadi, perintahkan sang buah hati untuk melemparkan gumpalan kertas tersebut ke bagian yang lengket.
Permainan dengan sarang laba-laba dari penutup ini juga dapat melatih sensori sekaligus motorik anak.
Melatih motoriknya dengan meminta anak meloloskan diri dari sarang laba-laba penutup tersebut dengan cara melapisinya.
3. Membuat Lintasan untuk Si Kecil Berjalan di Garis
Permainan selanjutnya, Bunda dan Ayah hanya membutuhkan lantai yang sudah dibersihkan dan juga penutup warna-warni.
Saat sang buah hati memasuki dunia sekolah, keterampilan keseimbangan dan koordinasi perlu dilatih dengan aktivitas tertentu, dengan tujuan si Kecil memiliki kelincahan dan juga aktif.
Cara melatihnya juga sangat mudah sekali, yakni Bunda dan Ayah tinggal menyiapkan ruangan kosong lalu buat garis dengan pola tertentu di ruangan tersebut.
Kemudian mintalah sang buah hati untuk mengikuti garis tersebut dengan satu kaki, seolah-olah mereka sedang melintasi rel kereta api.
Kegiatan ini pasti akan sangat mengasyikkan bagi sang buah hati, apalagi jika Bunda dan Ayah ikut bermain bersama dalam! permainan tersebut dengan si Kecil.
Jadi seperti itu Bunda, cara menggunakan lakban atau alat perekat sebagai mainan yang mengasyikkan bagi si Kecil. Selamat mencoba!***