“Tapi, saat ini masih bisa selamat dan dirawat di RS,” ungkap Bintoro.
Pihak kepolisian juga sudah mendatangi tempat kejadian perkara TKP untuk penyelidikan termasuk memastikan identitas empat anak tewas itu.
Polisi dan tim inafis juga sudah berada di lokasi kejadian dan memasang garis polisi pada kontrakan tersebut.
“Ada 4 orang penemuan mayat di dalam kamar untuk sementara masih dilakukan penyelidikan, sementara masih dugaan anaknya, semuanya masih kita cek dulu,” ujarnya.
Sumber terbaru menjelaskan bahwa keempat anak tersebut hanya tinggal bersama ayahnya karena ibunya sedang dalam perawatan di rumah sakit.
Ibu dari anak-anak tersebut, menurut Ketua RT 04/03 Kelurahan Jagakarsa Yakub mengatakan istrinya dirawat di rumah sakit diduga karena menjadi korban kekerasan dari sang suami pada Sabtu (2/12/2023).
Keduanya sempat cekcok, diduga karena faktor ekonomi, di mana sang suami sudah lama menganggur dan sang istri sudah tidak bekerja.
Selain itu Yakub juga menyebutkan P menuduh istrinya telah berselingkuh.
Setelah ditemukannya jasad keempat anak tersebut, ditemukan pula pesan yang ditulis P di lantai dengan darah yang bertuliskan,
“Puas Bunda. Tx for all (terima kasih atas semuanya).”
Di samping itu, sebagai orang tua tanpa disadari, ada beberapa ucapan dan perbuatan yang ternyata dapat melukai sang buah hati.
Perasaan yang selalu benar yang Bunda dan Ayah yakini, dapat membuat si Kecil merasakan sakit hati.
Seperti hal-hal kecil, misalnya bagaimana orang tua membuat aturan, bersikap antara anak yang satu dengan yang lain, atau paling sering ketika Bunda marah dan tidak dapat mengontrol emosi.
Dikutip dari situs Psychology Today, orang tua tentu akan melakukan segala hal untuk membuat anaknya tetap merasa aman.
Tetapi terkadang situasi bisa sedikit di luar kendali sehingga kemampuan untuk dapat membuat keputusan rasional menghilang.
Sebenarnya orang tua itu cinta damai, yang tidak suka dengan kekerasan, tetapi setiap orang memiliki titik kritis untuk kemarahan, setelah logika kalah dan kemarahan menang.
Ditambah lagi segala jenis stres, ketidakamanan pekerjaan, kesengsaraan finansial, pernikahan yang bermasalah atau hanya menjalani hari yang buruk.