5 Alasan Boleh Menolak Tamu Usai Melahirkan

Author
6 Min Read
Bunda tidak ingin mendapatkan komentar negatif setelah melahirkan karena akan menyebabkan stress
Bunda tidak ingin mendapatkan komentar negatif setelah melahirkan karena akan menyebabkan stress

Bahkan ibu mertuanya juga turut membandingkan ia dengan saudara-saudaranya. Hal itu ternyata lantaran ia meminta tolong suaminya mencuci baju karena ia belum sanggup melakukannya sendiri karena masih nyeri pascamelahirkan.

Apakah salah saya belum bisa bangun pagi sekali karena baru bisa tidur saat subuh, apakah saya merasa hina jika untuk sementara anak saya dikasih ASI campur sufor karena saya merasa kewalahan untuk menyusui dan payudara berasa nyeri? Apakah saya bukan ibu yang hebat kalau persalinan berlangsung lama dan dapat jahitan? Saya sudah cukup stres dari sebelum bersalin, selalu ditanya kok belum lahir-lahir?” ujarnya dalam cerita tersebut.

Baca Juga  Bunda Wajib Tahu! Ini Dia Penyebab si Kecil Terbiasa Berkata Kasar

Banyak gerak jangan malas biar gampang lahirannya? Ternyata setelah persalinanpun saya jauh lebih stres, boleh gak sih saya gak mau nerima tamu, saya gak butuh dijenguk, saya lebih bahagia jika gak ada yang jenguk, karena saya sudah stress dengan mertua dirumah, pliis jangan tambahin dengan membandingkan kisahmu dan kisahku, tulisnya melanjutkan.

Bunda, tidak masalah kok untuk menolak dijenguk usai melahirkan, apalagi jika khawatir akan mendapat banyak komentar yang sebenarnya tidak diperlukan. Bunda akan mendapatkan banyak manfaat ketika tidak menerima tamu sementara waktu pada waktu pascamelahirkan.

Berbagai manfaat berikut ini bisa menjadi pertimbangan jika Bunda ingin berdiskusi dengan suami maupun orang tua dan mertua agar mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat:

1. Tubuh belum pulih

Saat melahirkan seluruh energi tercurahkan sehingga setelah melahirkan Bunda membutuhkan istirahat yang cukup. Selain itu tak jarang Bunda memilki jahitan sehingga menyisakan nyeri pada awal-awal kelahiran si Kecil. Sehingga sebaiknya Bunda tidak terlalu banyak bergerak terlebih dahulu. Sedangkan ketika ada tamu maka Bunda akan semakin kelelahan karena harus menjamu tamu.

Baca Juga  Menjadi Korban Bullying, Anak Venna Melinda Alami Lebam di Mata Kanannya

2. Bunda perlu mempererat bonding bersama bayi

Bunda perlu menikmati momen berdua dengan bayi, agar lebih bisa dekat dengan bayi tanpa banyak gangguan. Karena dengan adanya bonding ini  dapat membuat bayi lebih nyaman dalam beradaptasi dari suasana di dalam kandungan yang sangat tenang kemudian merasakan dunia dengan hiruk pikuk dan berbagai perubahan cuacanya.

3. Belajar menyusui akan lebih nyaman dilakukan kapanpun bila tidak ada tamu.

Bayi baru lahir akan menyusu kapanpun mereka mau. Bayi sering buang air besar dan kecil, lalu kembali haus. Sehingga ia membutuhkan disusui sesering mungkin. Selain itu  dan menyusui. Memenuhi segala kebutuhan bayi tiap 30 menit atau tiap jam sambil menjamu tamu bukanlah ide yang baik.

Baca Juga  Drama Tantrum di Depan Umum? Ini Jurus Ampuh Bunda Tetap Tenang dan Tangguh

4. Perubahan hormon membuat Bunda lebih emosional dan sensitif

Perubahan hormon usai melahirkan memicu mood swing begitu kuat. Banyak ibu baru mengalami masa merasa sedih atau cemas yang disebut baby blues. Gejalanya meliputi perubahan suasana hati, sering menangis, gelisah, dan sulit tidur. Tentunya saat pada masa ini Bunda tidak ingin memperlihatkan pada tamu.

5. Bayi rentan sakit

Bayi yang masih sangat rentan membuatnya mudah terinfeksi oleh bakteri dan virus yang ada di sekitarnya. Maka dengan menolak tamu berkunjung merupakan antisipasi jika ada tamu yang datang dalam kondisi kurang fit.

Bagaimanapun dukungan suami sangat berarti pada masa-masa rentan ini. Komunikasikan dengan suami agar dapat membantu Bunda tetap nyaman selama masa pemulihan agar Bunda tidak semakin terpuruk karena merasa tidak ada dukungan dari orang-orang terdekat.

Share this Article
Reading: 5 Alasan Boleh Menolak Tamu Usai Melahirkan