Pemain film ‘Eiffel Im in Love’ itu mengatakan bahwa dirinya butuh waktu yang lama sebelum pada akhirnya mantap memutuskan berpisah dengan david.
Saya percaya dalam sebuah hubungan, tidak mungkin serta-merta, apalagi saya menikah lebih dari 10 tahun, hampir 12 tahun,” jelasnya, dikutip dari kanal Youtube Gue Sehat.
“Tidak mungkin satu-dua bulan bermasalah terus sudah pisah, pasti ada akumulasi, ada proses yang cukup panjang dan pasti melebihi 1-2 tahun,” sambungnya.
Soal perbedaan prinsip dalam pernikahan lebih sulit untuk dilakukan, oleh karena itu, Shandy lebih merelakan pernikahannya.
Bunda pasti pernah kan, mengalami perbedaan prinsip dalam mengarungi bahtera rumah tangga bersama sang suami?
Bunda bisa menyimak beberapa tips untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga dengan perbedaan prinsip.
5 Tips Menyelesaikan Masalah Perbedaan Prinsip Dalam Rumah Tangga

Dalam menjalin hubungan yang namanya perbedaan prinsip adalah hal yang wajar. Tidak selamanya dalam rumah tangga memiliki satu pendapat yang sama.
Ada kalanya dihadapkan dengan perbedaan prinsip hidup, perbedaan cara pandang, cara berpikir, dan lainnya.
Perbedaan prinsip inilah yang bisa memicu adanya pertengkaran hingga pada akhirnya memutuskan untuk berpisah.
Berikut lima tips cara menyelesaikan konflik karena perbedaan prinsip dalam rumah tangga, antara lain:
1. Dibicarakan Secara Baik-Baik
Cara menyelesaikan perbedaan prinsip dengan pasangan hidup yaitu dengan membicarakannya secara baik-baik.
Ajak duduk berdua lalu ungkapkan pendapat dari Bunda atau Ayah secara jelas. Demikian juga beri pasangan untuk berbicara juga.
Setelah itu, ambil solusi atau jalan tengah yang paling terbaik dari argumen tersebut.
Kalau ingin masalah cepat selesai komunikasikan dengan pasangan, jangan diam saja dan menunggu untuk dimengerti duluan.
2. Tanamkan Sikap Bertoleransi
Jika suami istri egois dan keras kepala masalah tidak akan cepat selesai, maka saat menghadapi perbedaan prinsip, tanamkan sikap toleransi.
Sikap toleransi ini ditunjukan dengan saling menghargai pendapat dan mengerti satu sama lain.
Namun, berbeda jika masing-masing masih bersikap keras kepala, tentunya masalah tidak segera menemukan titik temu.