Untuk itu ia menekankan pentingnya dukungan keluarga terdekat kepada ibu untuk mencegah kondisi sindrom tersebut sehingga baik ibu maupun anak dapat memiliki hubungan emosional yang terjalin dengan baik.
Selain itu, dukungan lingkungan sekitar termasuk kader BKB, juga penting untuk menjaga kesehatan mental ibu.
3 Cara Mengatasi Baby Blues

Pada kondisi umum, baby blues akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 2 minggu.
Namun, baby blues bisa diatasi agar kondisinya tidak makin parah, bahkan tidak membuat Bunda terlalu stres, yaitu dengan cara berikut:
1. Melakukan Kegiatan yang Menyenangkan
Untuk meringankan kondisi baby blues dan membuat suasana hati menjadi lebih baik, Bunda bisa melakukan beberapa kegiatan yang menyenangkan.
Cobalah untuk melakukan me time dengan jalan-jalan ke luar rumah, melakukan perawatan kecantikan, journaling, atau mendengarkan musik favorit.
Bunda juga bisa menyegarkan pikiran dengan berolahraga ringan. Jenis olahraga yang bisa dilakukan bisa Bunda tanyakan kepada dokter.
Jadi, Bunda bisa mendapatkan rekomendasi olahraga yang aman dan sesuai kondisi kesehatan setelah persalinan.
2. Berbicara Dengan Orang Dekat
Bunda juga bisa bertemu dan curhat dengan teman dekat maupun sesama ibu yang sudah melahirkan.
Jadi, Bunda bisa berbagi pengalaman maupun keluh kesah dengan mereka agar perasaan jadi lebih lega.
3. Menyusui si Kecil
ila kondisinya memungkinkan dan Bunda merasa nyaman, cobalah berikan ASI secara langsung kepada Si Kecil.
Menyusui dapat memperkuat ikatan emosional (bonding) antara Bunda dan Si Kecil. Bahkan, menyusui secara langsung bisa meningkatkan hormon oksitosin yang dapat memperbaiki suasana hati Bunda.
Namun, Bunda tidak perlu memaksakan diri bila menyusui Si Kecil justru memicu stres.
Konsultasikan dengan dokter atau konselor laktasi mengenai metode lain untuk memberikan ASI, yang terbaik dan sesuai dengan kondisi Bunda.
Ingatlah bahwa baby blues merupakan perasaan yang wajar dialami dan bukan terjadi karena kesalahan Bunda.
Akan tetapi, bila kondisi baby blues tidak kunjung membaik setelah 2 minggu, menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Bahkan sampai menimbulkan keinginan melukai diri sendiri maupun si Kecil, Bunda disarankan untuk berkonsultasi dengan psikiater.***