Tanda ASI Perah yang Disimpan di Kulkas Masih Segar
Mengetahui tanda-tanda ASI yang masih segar sangat penting untuk memastikan Si Kecil mendapatkan nutrisi terbaik.
Tanda ASI yang disimpan di kulkas masih segar adalah ASI memiliki bau yang tidak menyengat.
Jika ASI memiliki bau yang tidak biasa atau menyengat, sebaiknya tidak diberikan kepada bayi. Selain itu, warna dan konsistensi ASI juga penting untuk diperhatikan.
ASI segar biasanya berwarna putih kekuningan dan tidak menggumpal.
Jika terdapat perubahan warna atau konsistensi, sebaiknya periksa kembali kualitas ASI sebelum memberikannya kepada bayi.
Tips Menyimpan ASI di Kulkas
Berikut beberapa tips untuk memastikan ASI tetap berkualitas selama penyimpanan.
- Selalu cuci tangan sebelum memerah dan menangani ASI untuk menjaga kebersihan.
- Gunakan wadah steril untuk menyimpan ASI agar terhindar dari kontaminasi.
- Labeli setiap wadah dengan tanggal pemompaan untuk memudahkan Bunda mengatur
- pemakaian sesuai urutan pemompaan.
Cara Menghangatkan ASI yang Benar
Menghangatkan ASI perlu dilakukan dengan hati-hati agar nutrisi di dalamnya tetap terjaga. Cara terbaik adalah menggunakan pemanas ASI atau merendam botol di air hangat.
Hindari menggunakan microwave karena dapat merusak nutrisi ASI.
Setelah ASI dihangatkan, aduk perlahan untuk meratakan suhu sebelum diberikan kepada bayi.
Mengetahui cara menyimpan dan menghangatkan ASI yang benar, membuat Bunda dapat memastikan bahwa bayi mendapatkan nutrisi terbaik setiap saat.
Selalu pastikan untuk mengikuti pedoman penyimpanan yang direkomendasikan untuk menjaga kualitas dan keamanan ASI.***