HALLOBUNDA.CO – Pernah nggak, sih, merasa bingung saat harus bersikap tegas ke anak, tapi di sisi lain juga ingin tetap jadi orang tua yang hangat dan menyenangkan?
Nah, itu sangat wajar! Setiap orang tua pasti memiliki cara berbeda dalam mengasuh anak—dan itulah yang disebut gaya pengasuhan atau parenting style.
Mengetahui jenis-jenis gaya pengasuhan bisa membantu Bunda lebih sadar dalam membentuk karakter si kecil.
Yuk, kita bahas satu per satu dengan ringan tapi bermakna!
Apa Itu Gaya Asuh?
Gaya pengasuhan adalah pola sikap, komunikasi, dan pendekatan yang digunakan orang tua saat membimbing, mendisiplinkan, dan berinteraksi dengan anak.
Setiap gaya memiliki dampaknya masing-masing terhadap perkembangan emosional dan sosial anak.
Menurut psikolog Diana Baumrind, gaya pengasuhan dibagi menjadi empat jenis utama:
1. Authoritative (Otoritatif) – Tegas tapi Hangat
Gaya ini memadukan antara aturan yang jelas dengan kasih sayang yang tinggi. Orang tua memberikan batasan, namun tetap terbuka terhadap dialog dan memahami kebutuhan anak.
Contoh: “Bunda paham kamu kesal, tapi tetap tidak boleh membentak. Ayo kita bicara baik-baik.”
Cocok untuk: Membangun anak yang mandiri, percaya diri, dan punya kontrol diri yang baik.
2. Authoritarian (Otoriter) – Serba Aturan, Minim Diskusi
Gaya ini cenderung keras dan disiplin tanpa kompromi. Orang tua menetapkan aturan tanpa ruang untuk berdiskusi.
Contoh: “Pokoknya kamu harus nurut, karena Mama bilang begitu.”
Risiko: Anak bisa tumbuh takut, minder, atau memberontak saat dewasa.