Peta Kemampuan Bicara Anak Usia 1–5 Tahun: Apa yang Perlu Diamati Orang Tua?

Syafaria Hadyandari
9 Min Read
Orang tua memantau perkembangan bicara anak sesuai usia melalui aktivitas sehari-hari
Orang tua memantau perkembangan bicara anak sesuai usia melalui aktivitas sehari-hari

HALLOBUNDA.CO – Perkembangan bicara dan bahasa anak sering membuat orang tua membandingkan satu anak dengan anak lain. Padahal, milestone bukan target ujian yang harus dicapai tepat pada hari ulang tahun. Milestone lebih tepat digunakan sebagai peta untuk melihat keterampilan yang umumnya sudah muncul pada sebagian besar anak di usia tertentu, sekaligus membantu orang tua mengenali kapan perkembangan perlu didiskusikan dengan tenaga profesional.

Checklist berikut tidak hanya menghitung jumlah kata. Kemampuan memahami bahasa, menggunakan gestur, menggabungkan kata, menjawab pertanyaan, bercerita, dan terlibat dalam percakapan juga penting. Untuk anak yang menggunakan lebih dari satu bahasa, seluruh bahasa yang digunakan anak perlu dipertimbangkan bersama.

Baca Juga  Dari Satu Kata Jadi Banyak Cerita: Cara Mendukung Kata Pertama dan Kosakata Anak

Cara Menggunakan Checklist Ini

Amati kemampuan anak dalam situasi sehari-hari selama beberapa minggu, bukan hanya saat diminta menunjukkan kemampuan. Tandai keterampilan yang sudah sering muncul, yang baru sesekali muncul, dan yang belum terlihat. Catatan singkat dapat membantu saat kontrol tumbuh kembang. Jika Bunda merasa khawatir, jangan menunggu sampai semua tanda muncul sebelum berkonsultasi.

Sekitar Usia 1 Tahun: Komunikasi Mulai Punya Tujuan

Pada akhir tahun pertama, komunikasi anak semakin terarah. Anak dapat menggunakan gestur seperti melambaikan tangan, merespons interaksi, meniru suara, atau mulai memakai satu-dua kata bermakna. Perhatikan juga apakah anak menoleh terhadap suara dan menikmati permainan sosial sederhana.

Checklist yang dapat diamati

  • Menggunakan gestur untuk meminta, menunjukkan, atau menyapa.
  • Mengoceh dengan variasi bunyi dan mencoba meniru suara.
  • Mulai menggunakan kata bermakna sederhana, meski pengucapannya belum jelas.
  • Merespons suara, nama, atau interaksi dari orang terdekat.
Baca Juga  Anak Paham tapi Belum Banyak Bicara? Kenali Bahasa Reseptif dan Ekspresif

Sekitar Usia 18 Bulan: Kata Mulai Bertambah

Di sekitar 18 bulan, CDC mencantumkan kemampuan mencoba mengatakan tiga kata atau lebih selain “mama” atau “dada”, serta mengikuti instruksi satu langkah tanpa gestur sebagai milestone bahasa/komunikasi. Anak juga semakin aktif menunjuk untuk berbagi perhatian atau meminta sesuatu.

Checklist yang dapat diamati

  • Mencoba mengatakan setidaknya beberapa kata bermakna selain panggilan orang tua.
  • Mengikuti instruksi sederhana satu langkah tanpa harus selalu diberi contoh gestur.
  • Menunjuk benda atau orang untuk berbagi minat dan kebutuhan.
  • Kosakata perlahan bertambah dari minggu ke minggu.

Sekitar Usia 2 Tahun: Dua Kata Mulai Digabungkan

Pada usia 2 tahun, salah satu milestone CDC adalah mengatakan setidaknya dua kata bersama, misalnya “mau susu” atau “mama sini”. Anak juga dapat menunjuk benda dalam buku ketika ditanya dan menggunakan lebih banyak gestur. Yang penting bukan tata bahasa sempurna, tetapi munculnya kemampuan menggabungkan makna.

Baca Juga  10 Aktivitas Motorik Halus Anak Prasekolah untuk Melatih Kemandirian dan Koordinasi

Checklist yang dapat diamati

  • Menggabungkan minimal dua kata untuk menyampaikan maksud.
  • Menunjuk gambar atau benda ketika diminta.
  • Menggunakan kata untuk meminta, menolak, menyebut, atau berkomentar.
  • Memahami lebih banyak kata dibanding yang mampu diucapkan.

Share this Article
Reading: Peta Kemampuan Bicara Anak Usia 1–5 Tahun: Apa yang Perlu Diamati Orang Tua?