Anak Mengerti Perintah tapi Belum Lancar Bicara: Apakah Perlu Khawatir?

Syafaria Hadyandari
8 Min Read
Anak memahami instruksi tetapi belum banyak bicara bersama ibu
Anak memahami instruksi tetapi belum banyak bicara bersama ibu

HALLOBUNDA.CO – Bunda meminta si Kecil mengambil sepatu, lalu ia melakukannya. Saat ditanya “mana bola?”, ia menunjuk benda yang benar. Ia tampak memahami banyak ucapan, tetapi kata yang keluar masih sedikit. Situasi seperti ini sering menimbulkan pertanyaan: kalau anak sudah paham instruksi, mengapa ia belum banyak bicara?

Kemampuan memahami bahasa dan kemampuan menggunakan bahasa memang saling berkaitan, tetapi keduanya tidak selalu berkembang dengan kecepatan yang persis sama. Dalam perkembangan komunikasi, kemampuan memahami kata, pertanyaan, dan instruksi disebut bahasa reseptif. Sementara kemampuan menggunakan kata, frasa, kalimat, atau bentuk komunikasi lain untuk menyampaikan maksud disebut bahasa ekspresif.

NIDCD menjelaskan bahwa anak yang kesulitan memahami perkataan orang lain dapat mengalami masalah bahasa reseptif, sedangkan kesulitan menyampaikan pikiran berkaitan dengan bahasa ekspresif. Karena itu, anak yang tampak memahami instruksi tetapi belum banyak menggunakan kata tetap perlu dipantau dari keseluruhan profil komunikasinya, bukan hanya dari satu kemampuan yang terlihat kuat.

Baca Juga  Anak Mengerti Perkataan, tetapi Masih Jarang Berbicara? Kenali Pola Perkembangannya

Mengapa Anak Bisa Lebih Banyak Mengerti daripada Mengucapkan?

Memahami bahasa membutuhkan anak mengenali bunyi, kata, konteks, dan makna. Mengucapkan bahasa menambahkan tuntutan lain: anak perlu memilih kata, merencanakan pesan, menghasilkan bunyi ujaran, dan menggunakan kata itu dalam interaksi. Karena prosesnya kompleks, kemampuan reseptif pada sebagian anak dapat tampak lebih maju daripada kemampuan ekspresif.

Namun penyebab anak belum banyak bicara tidak dapat ditentukan hanya dari pengamatan di rumah. Variasi perkembangan, keterlambatan bahasa ekspresif, gangguan bunyi bicara, kondisi perkembangan tertentu, maupun masalah pendengaran dapat memengaruhi komunikasi. NIDCD menegaskan bahwa gangguan pendengaran dapat menunda perkembangan suara, bicara, dan bahasa; karena itu aspek pendengaran juga penting dipertimbangkan saat ada kekhawatiran.

Baca Juga  10 Cara Mengajak Anak Banyak Bicara Tanpa Memaksa
Share this Article
Reading: Anak Mengerti Perintah tapi Belum Lancar Bicara: Apakah Perlu Khawatir?