Ikuti Ceritanya, Ikuti Anak: 7 Cara Membaca Buku Interaktif agar Percakapan Mengalir

Syafaria Hadyandari
6 Min Read
Ibu dan anak membaca buku interaktif sambil menunjuk gambar dan bercakap
Ibu dan anak membaca buku interaktif sambil menunjuk gambar dan bercakap

HALLOBUNDA.CO – Bunda baru membuka halaman kedua, tetapi si Kecil malah kembali ke gambar kucing di halaman pertama. Ia menunjuk, tersenyum, lalu bersuara, “Meong!” Apakah Bunda harus mengajaknya lanjut agar bukunya cepat selesai? Tidak selalu. Dalam membaca buku interaktif dengan anak, halaman yang menarik perhatiannya justru bisa menjadi pintu masuk untuk percakapan.

Membaca bersama bukan hanya aktivitas mendengarkan orang dewasa membacakan teks. Anak dapat ikut memimpin melalui tatapan, menunjuk, gestur, bunyi, kata, atau pertanyaan. Penelitian terbaru mengenai shared book reading pada anak usia 6 bulan–3 tahun menunjukkan bahwa anak aktif berkomunikasi selama kegiatan membaca; lebih dari separuh tindakan komunikatif yang diamati melibatkan gestur deiktik seperti menunjuk dan banyak digunakan untuk memulai perhatian bersama. Artinya, respons kecil anak layak diperlakukan sebagai bagian dari percakapan.

Baca Juga  5 Kebiasaan Kecil yang Membuat Anak Lebih Sering Mengajak Orang Tua Berbicara

Mengapa Tidak Harus Membaca Buku dari Awal sampai Akhir?

Tujuan membaca interaktif bukan mengejar jumlah halaman. Yang dicari adalah kesempatan bagi anak dan orang tua untuk saling merespons. Konsep “serve and return” dari Harvard Center on the Developing Child menggambarkan pentingnya pertukaran dua arah: anak memberi sinyal melalui suara, ekspresi, gerakan, atau perhatian, lalu orang dewasa merespons dengan hangat dan relevan. Menamai apa yang anak lihat atau lakukan juga membantu membangun koneksi bahasa.

Karena itu, buku yang sama dapat menghasilkan percakapan berbeda setiap kali dibuka. Hari ini anak tertarik pada warna; besok ia mungkin fokus pada kendaraan atau ekspresi tokoh. Fleksibilitas ini membuat buku menjadi konteks komunikasi, bukan sekadar teks yang harus diselesaikan.

Baca Juga  Pahami Perbedaan Karakter Pada Anak-Anaknya, Begini Jadi Orang Tua Ideal Versi Rachel Vennya

7 Cara Membaca Buku Interaktif agar Anak Lebih Aktif Merespons

1. Ikuti halaman yang menarik perhatian anak

Jika anak terus kembali ke gambar tertentu, berhenti sejenak. Komentari apa yang ia lihat: “Kucingnya tidur,” atau “Wah, rodanya besar.” Mengikuti fokus anak membantu percakapan terasa relevan.

2. Tunggu sebelum memberi jawaban

Setelah bertanya atau berkomentar, beri jeda beberapa detik. Anak mungkin membutuhkan waktu untuk menunjuk, menatap, membuat bunyi, atau mengucapkan kata. Jangan buru-buru mengisi setiap keheningan.

3. Perlakukan gestur sebagai komunikasi

Saat anak menunjuk gambar apel, responslah seolah ia sedang mengajak bicara: “Iya, apel merah!” Respons seperti ini menghubungkan perhatian anak dengan kata yang bermakna.

Baca Juga  Ngobrol 10 Menit Sehari: 5 Langkah agar Anak Lebih Aktif Bercerita

4. Tambahkan sedikit dari ucapan anak

Jika anak berkata, “Anjing,” Bunda dapat memperluas menjadi, “Iya, anjingnya lari.” Anak mendapat model bahasa yang sedikit lebih kaya tanpa harus diminta mengulang.

Share this Article
Reading: Ikuti Ceritanya, Ikuti Anak: 7 Cara Membaca Buku Interaktif agar Percakapan Mengalir