3 Cara Mengatasi Dermatitis Numularis
Pengobatan eksim bertujuan untuk meredakan gejala dan menjaga agar tetap terkontrol.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan beberapa metode pengobatan berikut ini:
1. Perawatan Mandiri
Anak yang sudah mengalami bisa melakukan perawatan secara mandiri untuk mengurangi gejala dan menpercepat pengobatan.
- Tidak mengenakan pakaian dengan bahan yang dapat memicu alergi, seperti wol atau bahan rajut.
- Menghindari paparan zat yang bisa memicu dermatitis, misalnya dengan tidak menggunakan sabun yang mengandung parfum, deterjen, atau pewangi.
- Mengenakan sarung tangan saat bersentuhan dengan zat atau bahan yang bisa menimbulkan iritasi.
- Mengolesi pelembap kulit atau emolien pada kulit yang kering.
- Tidak mandi atau berendam terlalu lama, terutama bila menggunakan air hangat.
2. Menggunakan Obat
Beberapa obat untuk mengatasi dermatitis numularis hanya bisa didapatkan dengan resep dokter, obat tersebut adalah:
- Kortikosteroid
Kortikosteroid topikal (oles) adalah obat yang paling sering digunakan untuk mengatasi eksim, obat ini berfungsi meredakan peradangan dan mengurangi iritasi pada area bercak.
- Antihistamin
Obat antihistamin (obat gatal alergi), seperti cetrizine, dapat meredakan rasa gatal dan tidak nyaman pada kulit.
- Antibiotik
Antibiotik seperti erythromycin dapat diberikan bila infeksi juga terjadi, obat ini dapat menghentikan perkembangan bakteri penyebab infeksi.
3. Terapi Radiasi Ultraviolet (UV)
Terapi dengan sinar UV dapat dilakukan bila discoid eczema sudah cukup parah dan terapi dengan obat-obatan tidak memberikan hasil yang maksimal.
Terapi ini dilakukan beberapa kali seminggu, selama 2-3 bulan untuk mengurangi keparahan gejala dan mempercepat penyembuhannya.
Discoid eczema umumnya dapat dikontrol dengan sejumlah penanganan di atas, terapi potensi untuk kambuh tetap ada.
Pada sebagian besar penderita, bercak eksim ini bisa hilang total tanpa meninggalkan bekas di kulit.
Meski demikian, pada beberapa anak bercak tersebut dapat menimbulkan bekas berupa perubahan warna kulit.***