Reading: Anak Suka Menunjuk tapi Belum Banyak Bicara? Cara Mengubah Momen Sehari-hari Menjadi Latihan Bahasa

Anak Suka Menunjuk tapi Belum Banyak Bicara? Cara Mengubah Momen Sehari-hari Menjadi Latihan Bahasa

Syafaria Hadyandari
8 Min Read
anak menunjuk benda saat ibu memberi model kata untuk latihan bahasa
Anak menunjuk benda saat ibu memberi model kata untuk latihan bahasa
Anak menunjuk benda saat ibu memberi model kata untuk latihan bahasa
Anak menunjuk benda saat ibu memberi model kata untuk latihan bahasa

5. Saat mandi dan berpakaian: beri nama tindakan

Rutinitas berulang sangat kaya bahasa. Saat mandi, gunakan kata “air”, “basuh”, “sabun”, dan “kering”. Saat berpakaian, katakan, “Masuk tangan,” “Pakai baju,” atau “Tarik celana.” Gunakan kalimat yang sedikit lebih panjang daripada ucapan anak. Jika anak baru memakai gestur, satu hingga tiga kata biasanya sudah cukup sebagai model.

6. Saat berjalan di luar: komentari hal yang ditunjuk

Anak mungkin menunjuk motor, burung, lampu, atau hujan. Ikuti arah tunjukannya dan berikan bahasa: “Motor lewat,” “Burung terbang,” atau “Lampu merah.” Berbagi perhatian pada sesuatu yang benar-benar menarik bagi anak membuat kata lebih bermakna dibanding meminta anak menghafal daftar kosakata.

7. Saat anak frustrasi: terjemahkan maksudnya

Anak yang belum mampu mengungkapkan kebutuhan dengan kata dapat menangis atau menarik orang dewasa. Tetap tenang dan bantu terjemahkan: “Kamu mau kotaknya dibuka,” atau “Mainannya tersangkut.” Setelah anak merasa dipahami, berikan model singkat yang dapat dipakai pada kesempatan berikutnya, seperti “buka”, “tolong”, atau “ambil”.

Baca Juga  Stimulasi 10 Menit Sebelum Tidur untuk Menguatkan Bahasa Anak

Kapan Menunjuk dan Sedikit Bicara Perlu Diperiksa?

Perkembangan setiap anak memiliki variasi, tetapi milestone tetap berguna sebagai panduan. CDC mencantumkan bahwa pada usia 18 bulan anak umumnya mencoba mengucapkan beberapa kata selain “mama” atau “dada”, dan pada usia 2 tahun mulai menggabungkan sedikitnya dua kata. Konsultasikan dengan dokter anak atau terapis wicara-bahasa bila anak kehilangan kemampuan yang pernah dimiliki, tidak merespons suara atau namanya, sangat jarang memakai gestur untuk berkomunikasi, sulit memahami instruksi sederhana, atau jumlah kata dan kombinasi katanya tertinggal dari milestone usianya. Pemeriksaan pendengaran juga penting karena akses suara memengaruhi perkembangan bahasa.

Dari Gestur Menuju Kata, Sedikit demi Sedikit

Menunjuk bukan penghalang bicara. Gestur justru dapat menjadi jembatan menuju kata ketika orang tua merespons dengan hangat, memberi model yang singkat, menunggu, dan mengikuti minat anak. Bunda tidak membutuhkan sesi belajar khusus yang panjang. Waktu makan, mandi, bermain, membaca, dan berjalan bersama sudah menyediakan banyak kesempatan. Fokuskan pada komunikasi yang menyenangkan, bukan pada jumlah kata yang harus keluar hari itu.

Baca Juga  Fenomena Sindrom Skibidi Toilet Mulai Hantui si Kecil, Ini 3 Bahayanya

Bunda dapat melanjutkan stimulasi dengan artikel “Membaca Buku Interaktif: 7 Cara Sederhana Merangsang Bicara dan Bahasa Anak”. Pilih satu buku favorit, lalu praktikkan pola tunjuk, beri kata, tunggu, dan perluas respons selama beberapa menit.

FAQ (People Also Ask)

Apakah anak yang suka menunjuk tetapi belum bicara itu normal?

Menunjuk merupakan bentuk komunikasi awal yang umum. Namun, penilaiannya perlu disesuaikan dengan usia, kemampuan memahami bahasa, jumlah gestur, respons sosial, dan milestone bicara anak.

Bagaimana cara merespons ketika anak hanya menunjuk?

Akui maksudnya, sebutkan kata atau frasa pendek yang sesuai, tunggu beberapa detik, lalu respons setiap usaha komunikasinya. Hindari memaksa anak mengucapkan kata sebelum kebutuhannya dipenuhi.

Baca Juga  Latihan Meniru Bunyi: 7 Permainan Sederhana untuk Merangsang Bicara Anak

Apakah menunjuk membuat anak malas bicara?

Tidak. Gestur tidak membuat anak malas berbicara. Gestur dapat menjadi jembatan menuju bahasa ketika orang tua memasangkan gerakan anak dengan kata yang konsisten.

Latihan apa yang membantu anak mulai menggunakan kata?

Gunakan pilihan dua benda, komentar saat bermain, suara hewan, kalimat pendek dalam rutinitas, membaca buku interaktif, dan perluasan ucapan satu langkah di atas kemampuan anak.

Kapan anak yang belum banyak bicara perlu dibawa ke dokter?

Segera konsultasikan bila anak kehilangan kemampuan, tidak merespons suara atau nama, jarang berkomunikasi dengan gestur, sulit memahami bahasa, atau belum mencapai milestone komunikasi sesuai usianya.

Apakah anak terlambat bicara perlu tes pendengaran?

Ya, evaluasi pendengaran sering menjadi bagian penting dari pemeriksaan keterlambatan bahasa karena anak memerlukan akses suara yang baik untuk mempelajari ucapan dan kata.

Share this Article
Reading: Anak Suka Menunjuk tapi Belum Banyak Bicara? Cara Mengubah Momen Sehari-hari Menjadi Latihan Bahasa