Penyebab Datangnya Sariawan pada Bayi

Sariawan atau stomatitis aphtosa adalah luka atau peradangan di bibir dan di dalam mulut.
Luka ini dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman, meski dianggap sepele sariawan dapat terasa mengganggu saat penderitanya sedang makan, minum, atau bicara.
Sariawan dapat disebabkan oleh salah satu atau kombinasi dari beberapa kondisi berikut:
- Mengalami cedera, misalnya karena tergigit atau salah dalam menyikat gigi.
- Infeksi jamur, virus, atau bakteri di mulut atau di bagian tubuh lain.
- Penyakit autoimun, seperti lupus.
- Kondisi tertentu seperti perubahan hormon, kekurangan nutrisi, stres, kebiasaan merokok, dan faktor keturunan.
Sariawan bisa berbentuk oval atau bulat, berwarna putih atau kuning dengan tepian berwarna merah, dengan ukuran dan jumlah yang bervariasi.
4 Tips Mengatasi Sariawan Pada Bayi
Umumnya, penyakit tersebut pada bayi tidak perlu diobati dan akan sembuh dengan sendirinya dalam 1-2 minggu.
Orang tua bisa melakukan penanganan secara mandiri di rumah untuk meredakan nyeri.
Misalnya dengan mengompres bagian yang terasa sakit dengan menggunakan es batu.
Jika sariawan tidak juga membaik, pasien dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter, agar mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan yang dialami.
Mengatasi sariawan agar tidak muncul kembali, ada beberapa tips ampuh yang dapat dilakukan untuk menyembuhkannya.
- Menggunakan obat tetes yang direkomendasikan dari dokter.
- Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.
- Melakukan sikat gigi secara teratur, namun harus dilakukan secara benar.
- Menjaga kesehatan gigi dan mulut agar tidak ada kuman.
Jadi begitu Bunda penyebab dan cara mengatasinya pada si Kecil, namun jika belum sembuh juga harus dilakukan pemeriksaan kembali oleh dokter.***