7 Bahaya Oversleeping Terhadap Kesehatan Fisik dan Psikologis
Dilansir dari akun media sosial health.id menyatakan bahwa, oversleeping adalah kondisi seseorang yang tidur terlalu lama dari kebutuhan tidur idelanya.
Berikut ini bahaya yang dapat terjadi baik secara fisik maupaun psikologis jika kamu mengalami oversleeping:
1. Sakit Kepala
Tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan, namun terlalu banyak tidur justru bisa membawa dampak negatif, termasuk sakit kepala.
Ketika kita tidur terlalu lama, perubahan pola tidur dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang berfungsi mengatur siklus tidur dan bangun.
Ketidakseimbangan dalam ritme ini bisa memicu sakit kepala karena tubuh kesulitan menyesuaikan diri dengan waktu tidur yang tidak konsisten.
Selain itu, tidur terlalu lama dapat menyebabkan penurunan kadar neurotransmiter, seperti serotonin, yang berperan dalam regulasi suasana hati dan rasa sakit.
Penurunan kadar serotonin ini dapat menyebabkan pembuluh darah di otak berkontraksi atau melebar secara berlebihan, yang kemudian memicu sakit kepala.
Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang teratur dan tidak berlebihan sangat penting untuk mencegah sakit kepala dan menjaga keseimbangan kesehatan secara keseluruhan.
2. Sakit Punggung
Sakit punggung yang dialami ketika kamu tidur terlalu lama dengan posisi tidur yang sama, terutama posisi terlentang akan membuat kamu mengalami nyeri sendi dan otot-otot tubuh terasa kaku.
Hal ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang panjang jika kamu tidak mengubah kebiasaan pola tidurmu.
3. Obesitas
Apakah ada diantara kamu yang sedang melakukan diet, tapi tetap begadang? Jika iya, maka segera ubah kebiasaan itu karena dapat meningkatkan berat badanmu secara signifikan.
Suatu penelitian mengungkapkan bahwa orang yang biasa tidur lebih lama atau lebih dari 9-10 jam pada malam dan siang hari, dapat berisiko tinggi mengalami obesitas dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki jam tidur normal.
4. Penyakit jantung
Gangguan tidur juga dapat membuat metabolisme dan kinerja organ tubuh menjadi bermasalah, kondisi ini dapat memperberat kerja jantung dan meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pada pembulu darah jantung.
Tidur terlalu lama tidak hanya menyebabkan sakit kepala, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih dari sembilan atau sepuluh jam per malam memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami masalah jantung dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam.
5. Depresi
Tidak hanya bahaya bagi fisik, ketika kamu mengalama oversleeping kamu juga telah memberikan bahaya pada psikologismu.
Tidur telalu panjang dapat meningkatkan depresi dalam diri, namun hasil penelitian juga menunjukkan saat seseorang mengalami depresi, ia akan mengalami pola tidur yang buruk dan hal ini saling berhubungan.
Ada sekita 15% dari individu yang mengalami depresi juga mengalami oversleeping.