HALLOBUNDA.CO – Kolik pada bayi sering menjadi momok bagi para orang tua, terutama bagi Bunda yang baru pertama kali memiliki buah hati.
Tangisan tanpa henti yang terjadi berulang kali bisa menjadi pengalaman yang menguras emosi dan energi.
Banyak orang tua yang merasa bingung dan frustasi ketika menghadapi bayi yang rewel terus-menerus, terutama karena penyebabnya tidak selalu dapat diidentifikasi dengan mudah.
Beberapa bayi tampak sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit, tetapi tetap menangis selama berjam-jam.
Hal ini tentu membuat Bunda bertanya-tanya apakah ada yang salah atau apa yang bisa dilakukan untuk meredakannya.
Menurut beberapa penelitian, sekitar 10-40% bayi mengalami kolik dalam beberapa bulan pertama kehidupannya, dan meskipun tidak berbahaya, kondisi ini bisa sangat melelahkan bagi orang tua.
Bayi yang mengalami kolik biasanya menangis terus-menerus selama berjam-jam tanpa alasan yang jelas, sering kali terjadi pada sore atau malam hari.
Tangisan ini dapat berlangsung selama lebih dari tiga jam sehari, tiga hari dalam seminggu, dan selama lebih dari tiga minggu.
Kondisi ini tentu membuat Bunda khawatir dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada si kecil.
Dikutip HALLOBUNDA.CO dari situs American Academy of Pediatrics (AAP), kolik bukanlah penyakit serius, melainkan suatu kondisi di mana bayi menangis secara berlebihan tanpa penyebab medis yang jelas.
Meskipun tidak berbahaya, kolik dapat menyebabkan stres bagi orang tua dan membuat bayi merasa tidak nyaman.