5 Penyebab Kolik pada Bayi

Hingga saat ini, penyebab pasti kolik belum diketahui, tetapi beberapa faktor yang diduga berperan meliputi:
✅ Sistem Pencernaan yang Belum Matang
Saluran pencernaan bayi yang masih berkembang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, sehingga bayi menangis lebih sering.
✅ Gas Berlebih di Perut
Bayi yang menelan terlalu banyak udara saat menyusu atau menangis dapat mengalami perut kembung yang menyebabkan rasa tidak nyaman.
✅ Sensitivitas terhadap Stimulasi Berlebih
Bayi yang terlalu banyak menerima rangsangan dari lingkungan sekitar bisa menjadi lebih rewel dan sulit ditenangkan.
✅ Refluks Asam atau GERD
Beberapa bayi mengalami refluks asam ringan, yang menyebabkan sensasi tidak nyaman di perut dan bisa memicu tangisan berkepanjangan.
✅ Alergi atau Intoleransi terhadap Susu Formula atau ASI
Bayi yang memiliki intoleransi terhadap laktosa atau protein susu sapi dalam ASI atau susu formula dapat mengalami kolik sebagai reaksi tubuhnya.
6 Cara Mengatasi Kolik pada Bayi
Meskipun kolik akan hilang dengan sendirinya seiring perkembangan bayi, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk membantu menenangkan si kecil:
✅ Gendong dan Ayun dengan Lembut
Menggendong bayi dalam posisi tegak atau mengayunkannya perlahan dapat memberikan kenyamanan dan mengurangi tangisan.
✅ Gunakan Teknik Swaddling (Bedong)
Membedong bayi dengan kain lembut dapat memberikan rasa aman, seperti saat masih berada dalam kandungan.
✅ Pijat Perut Bayi Secara Lembut
Pijatan ringan dengan gerakan melingkar pada perut bayi dapat membantu meredakan gas dan ketidaknyamanan pada sistem pencernaannya.