Dengan fokus utama pada keluarga yang sang buah hati keduanya berjenis kelamin laki-laki.
Ketika penelitian tersebut dilakukan dan disimpulkan bahwa anak kedua menunjukkan perilaku yang lebih menantang dibandingkan sang buah hati lainnya.
Si Kecil yang berjenis kelamin laki-laki terus lahir kedua jauh lebih besar kemungkinannya untuk mendapat masalah dengan sistem sekolah, dan lebih besar kemungkinan untuk dipenjara.
Namun bukan berarti sang buah hati yang lahir kedua selalu saja berperilaku seperti itu, ada juga fakta lainnya yang dapat menggambarkan anak kedua.
Si Kecil yang lahir kedua ternyata memiliki karakteristik berbeda dengan saudara-saudaranya.
Seorang dokter ahli psikolog Alfred Adler berkebangsaan Austria, adalah sosok yang pertama kali menggagas teori bahwa urutan kelahiran dalam keluarga dapat mempengaruhi seseorang.
Menurutnya, sang buah hati yang dibesarkan di lingkungan yang sama, di rumah yang sama, dan oleh orang tua yang sama bisa jadi menerima perlakuan berbeda lantaran urutan kelahirannya.
5 Fakta Tentang Anak Kedua

Adler mengungkapkan bahwa si anak kedua umumnya merasakan hal-hal berikut ini di dalam keluarga, di antaranya:
1. Cenderung Memiliki Sikap Memberontak
Biasanya sang buah hati yang lahir di urutan kedua dan masih memiliki adik lagi akan kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya.
Akibat merasa diperlakukan tidak adil, anak kedua cenderung melakukan perlawanan agar keinginannya dapat terpenuhi.
Hal inilah yang menyebabkan si Kecil sering kali menjadi pribadi yang nakal, pemberontak dan susah diatur.