3. Berolahraga Secara Teratur
Ibu hamil sangat disarankan berolahraga selama kehamilan asalkan dalam kondisi yang baik serta mendapat izin dari dokter.
Jenis olahraga yang dapat ibu hamil jalani seperti berjalan kaki, yoga prenatal, atau berenang agar berat badan tetap ideal.
Olahraga juga dapat mengurangi stres, meningkatkan stamina, dan mempersiapkan tubuh untuk persalinan.
Bunda dapat berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari dengan intensitas ringan hingga sedang agar tubuh tetap bugar dan berat badan terkendali.
4. Makan untuk Menjaga Kadar Gula Darah Stabil
Makan makanan biasa dan makanan ringan yang sehat akan membantu ibu hamil merasa kenyang dan sehat dengan menjaga kadar gula darah stabil.
Itu berarti Bunda mungkin tidak terburu-buru tergoda dengan camilan manis.
Gunakan indeks glikemik (GI). Ini adalah sistem peringkat yang menunjukkan seberapa cepat setiap makanan mempengaruhi kadar gula darah Bunda.
5. Rutin Memantau Kenaikan Berat Badan
Ibu hamil sangat penting memastikan berat badannya dalam batas yang dianjurkan.
Cobalah mendiskusikan dengan dokter tentang berat badan ideal yang harus dicapai sesuai dengan kondisi fisik serta usia kehamilan.
Rutin memantau kenaikan berat badan ini dapat membantu ibu hamil menyesuaikan pola makan dan aktivitas jika diperlukan.
Jika Bunda telah berjuang dengan berat badan di masa lalu, mungkin sulit untuk menerima bahwa tidak apa-apa untuk menambah berat badan sekarang. Namun, Bunda perlu mengingat bahwa ibu hamil perlu menambah berat badan untuk kehamilan yang sehat.
Berat badan ekstra akan berkurang setelah melahirkan bayi. Namun, jika berat badan bertambah lebih banyak daripada yang disarankan, bayi juga akan lebih besar.
Diet sehat dan olahraga teratur adalah cara terbaik untuk memastikan kehamilan dan bayi yang sehat.***