Interaksi ini melibatkan kemampuan berbicara dengan sopan, memahami petunjuk atau instruksi, serta belajar membaca situasi sosial.
Melalui interaksi sosial ini, anak-anak dapat melatih keterampilan komunikasi verbal dan non-verbal, serta memahami norma-norma sosial dan belajar tentang empati terhadap orang lain.
2. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan
Dalam banyak kota di seluruh dunia, jalan-jalan sering kali dipenuhi dengan kendaraan pribadi yang menghasilkan emisi gas buang yang berkontribusi pada polusi udara dan perubahan iklim.
Ketika si Kecil mengamati dan mengalami penggunaan transportasi umum, akan menyadari bahwa ketika lebih banyak orang memilih untuk naik bus, kereta api, atau transportasi umum lainnya, jumlah kendaraan pribadi di jalan akan berkurang.
Hal ini dapat berdampak positif dalam mengurangi polusi udara dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Melalui pengalaman naik transportasi umum, anak-anak juga dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya transportasi berkelanjutan.
Mereka dapat menyaksikan bagaimana menggunakan transportasi umum dapat menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan daripada mengandalkan kendaraan pribadi.
Hal ini bisa menjadi momen yang memberikan inspirasi bagi mereka untuk mempertimbangkan pilihan transportasi mereka di masa depan.***