Bumil Pernah Tercakar Kucing? Waspada Bunda, Bahaya Kesehatan Bisa Saja Mengintai

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Bumil Pernah Tercakar Kucing? Waspada Bunda, Bahaya Kesehatan Bisa Saja Mengintai

Ini yang Harus Bunda Lakukan Setelah Terkena Cakaran Kucing

Ini yang Harus Bunda Lakukan Setelah Terkena Cakaran Kucing

Jika luka cakaran kucing hanya berupa luka gores dan cenderung tidak dalam, biasanya hal tersebut tidak berbahaya dan Bunda bisa melakukan pengobatan sendiri di rumah.

Berikut adalah cara mengobati luka terbuka akibat dicakar kucing, di antaranya.

  • Jika berdarah, cobalah untuk menghentikan peradarahan dengan menekan luka selama beberapa saat.
  • Tekan luka bekas cakaran kucing dengan perlahan dan hati-hati supaya memudahkan kotoran atau bakteri keluar dari dalam kulit.
  • Setelah berhenti, segera bersihkan luka dengan air yang mengalir dan sabun. Biarkan air membasuh luka selama beberapa menit untuk menghilangkan bakteri ataupun kotoran lainnya dari kuku kucing.
  • Keringkan kulit Bunda dengan menggunakan handuk secara perlahan.
  • Jika tidak ada sumber air, coba sterilkan luka dengan menggunakan cairan antiseptik tanpa alkohol. Hindari menggunakan alkohol untuk membersihkan luka karena dapat mengiritasi dan menimbulkan sensasi perih yang kuat.
  • Oleskan krim antibiotik seperti bacitracin atau gentamicin di area kulit yang dicakar kucing untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Bunda dapat membeli krim antibiotik ini di apotek. Sebelum menggunakannya, perhatikan dengan saksama aturan pakai yang tertera pada kemasan.
  • Biarkan luka goresan terkena udara segar sehingga Anda tidak perlu membalut area tersebut. Namun, penting untuk memastikan agar luka tetap bersih.
  • Meski luka sayatan terbilang ringan, Anda tetap disarankan untuk segera mencari pertolongan medis apabila mencurigai kucing yang mencakar Anda terinfeksi rabies atau penyakit menular lainnya.
Baca Juga  Bunda Positif Hamil Tapi Keluar Darah Terus Menerus Setiap Saat, Normal Tidak Ya?

Sementara jika luka berupa luka yang dalam hingga mengeluarkan banyak darah, segera hentikan perdarahan dengan cara menekan luka tersebut menggunakan kain bersih dan kering.

Setelah itu, segera periksakan luka akibat dicakar kucing ke dokter untuk perawatan lebih lanjut.

Anda mungkin membutuhkan beberapa jahitan pada luka dan obat antibiotik oral untuk mempercepat pemulihan.

Anda harus segera mencari bantuan medis apabila Bunda dicakar kucing liar, terutama jika kucing menunjukkan tanda-tanda rabies.

Penyakit rabies bisa berakibat fatal, seperti menyebabkan kerusakan saraf.

Dengan penanganan medis melalui pemberian vaksin rabies atau suntikan imunoglobulin, Anda bisa mencegah infeksi virus rabies berkembang menyebabkan dampak tersebut.

Jadi seperti itulah Bunda semoga dapat bermanfaat.***

Baca Juga  Sedang Promil? Konsumsi Madu Yuk, Terdapat 5 Manfaat Loh Termasuk Meningkatkan Kesuburan
TAGGED: ,
Share this Article
Reading: Bumil Pernah Tercakar Kucing? Waspada Bunda, Bahaya Kesehatan Bisa Saja Mengintai