HALLOBUNDA.CO –Bunda, seiring tumbuh kembang anak, kebutuhan mereka tak hanya sebatas makan sehat atau tidur cukup.
Salah satu hal penting yang kadang terlupa adalah hak anak atas privasi. Ya, bahkan sejak dini, anak juga berhak dihormati ruang pribadinya.
Menjaga privasi anak bukan berarti menjauhkan diri dari mereka, justru itu adalah bentuk kepercayaan dan penghormatan terhadap diri mereka sebagai individu.
Yuk, pahami lebih dalam kenapa privasi anak perlu dijaga, dan bagaimana cara melakukannya.
Mengapa Privasi Anak Itu Penting?
Privasi membentuk rasa harga diri, kepercayaan diri, dan batasan personal. Anak yang merasa privasinya dihargai cenderung:
-
Lebih percaya diri
-
Mampu membedakan mana yang pantas dan tidak
-
Memiliki kontrol terhadap tubuh dan perasaannya
Sebaliknya, anak yang sering “diumbar” tanpa izin, seperti foto mandi atau tantrumnya disebar ke media sosial, bisa merasa dipermalukan atau tidak berdaya.
Bentuk Privasi yang Harus Dijaga
-
Tubuh dan Sentuhan
Ajarkan anak sejak dini bahwa tubuhnya adalah miliknya. Tidak ada yang boleh menyentuh tanpa izin, termasuk orang dewasa. -
Ruang dan Waktu Pribadi
Anak juga perlu waktu sendiri. Saat bermain, membaca, atau menenangkan diri, beri ruang tanpa interupsi berlebihan. -
Isi Hati dan Pikiran
Hargai ketika anak tidak ingin menceritakan sesuatu saat itu juga. Tunjukkan bahwa Bunda ada untuk mendengarkan kapan pun ia siap. -
Media Sosial dan Dokumentasi
Selalu minta izin anak sebelum mengunggah foto atau video mereka. Anak yang merasa dilibatkan akan tumbuh dengan rasa dihargai.