4. Waspadai “Modus Profesional”
Jangan langsung percaya hanya karena seseorang memakai jas putih. Selalu cek nama dan status petugas kesehatan, apalagi jika mereka membawa Bunda ke lokasi yang tidak umum atau sepi.
5. Gunakan Alarm atau Aplikasi Darurat
Instal aplikasi darurat atau alarm di ponsel, yang bisa memberi sinyal pada keluarga saat terjadi kondisi mencurigakan. Beberapa aplikasi bahkan memungkinkan berbagi lokasi real-time.
Bunda, kasus seperti ini adalah pengingat keras bahwa perlindungan terhadap perempuan belum bisa dianggap selesai.
Meski kita berharap dunia jadi tempat yang aman, kenyataannya kita masih harus membekali diri dengan kewaspadaan dan keberanian untuk bertindak.
Sebagai perempuan, sebagai ibu, dan sebagai pendamping kehidupan orang lain kita berhak untuk merasa aman, dan berhak untuk berkata “tidak” ketika merasa tidak nyaman.
Mari suarakan pentingnya edukasi dan perlindungan diri untuk setiap perempuan. Karena keamanan bukanlah kemewahan, melainkan hak dasar setiap manusia.***