Membaca Buku Interaktif: 7 Cara Mengajak Anak Bercerita Lewat Gambar

Syafaria Hadyandari
6 Min Read
Ibu dan anak membaca buku interaktif sambil menunjuk gambar hewan
Ibu dan anak membaca buku interaktif sambil menunjuk gambar hewan

HALLOBUNDA.CO – Saat membuka buku bergambar, si Kecil mungkin lebih tertarik menunjuk kucing daripada mendengarkan seluruh cerita. Tidak masalah, Bunda. Justru momen seperti ini bisa menjadi awal percakapan yang menyenangkan. Membaca buku interaktif bukan sekadar membacakan teks, tetapi mengajak anak memperhatikan gambar, mendengar kosakata baru, dan menyampaikan pikirannya dengan cara yang ia mampu. Dengan pendekatan hangat, satu buku bisa menghadirkan banyak kesempatan belajar bahasa.

Mengapa Membaca Buku Interaktif Membantu Bahasa Anak?

Dalam kegiatan membaca bersama, anak mendengar kata yang terkait langsung dengan gambar dan pengalaman. Bunda juga bisa menyesuaikan respons berdasarkan minatnya. Pendekatan yang sering disebut dialogic reading menempatkan anak sebagai peserta aktif, bukan hanya pendengar. Penelitian tentang membaca bersama menunjukkan manfaat terhadap kemampuan bahasa anak, meski hasilnya dipengaruhi usia, kualitas interaksi, dan konsistensi kegiatan.

Baca Juga  Anak Paham Saat Diajak Bicara tetapi Jarang Menjawab? Kenali 7 Langkah Stimulasi

Buku Bergambar Bukan Ujian Menjawab Pertanyaan

Anak tidak harus menyebut nama setiap benda atau menjawab semua pertanyaan. Tatapan, menunjuk, meniru suara, atau mengucapkan satu kata juga merupakan bentuk partisipasi. Jika anak tampak lelah, cukup berhenti atau lanjutkan lain waktu. Tujuannya membangun hubungan dan komunikasi dua arah, bukan mengejar jumlah halaman.

7 Cara Membaca Buku Interaktif agar Anak Lebih Aktif

1. Ajak anak memilih buku yang disukai

Tawarkan dua pilihan sederhana, misalnya buku hewan atau kendaraan. Saat anak tertarik pada topiknya, ia biasanya lebih mudah diajak memperhatikan dan berkomunikasi. Biarkan ia memegang dan membalik halaman sesuai kemampuannya.

2. Ikuti gambar yang menarik perhatiannya

Jika anak terus menunjuk gambar bebek, ikuti fokusnya. Katakan, “Itu bebek. Bebeknya berenang.” Tidak perlu memaksakan urutan cerita. Respons yang mengikuti minat anak membuat percakapan terasa alami.

Baca Juga  Anak Bisa Bicara tapi Tidak Mau Bicara? Kenali Penyebab dan Cara Memberi Stimulasi Bahasa Tanpa Memaksa

3. Mulai dari komentar sebelum pertanyaan

Daripada terus bertanya “Ini apa?”, coba beri contoh bahasa: “Wah, ada bus besar!” Setelah itu, sesekali tanyakan hal sederhana seperti “Busnya di mana?” Sesuaikan tingkat pertanyaan dengan kemampuan anak.

4. Tunggu dan hargai setiap respons

Berikan jeda beberapa detik setelah berbicara. Anak mungkin memerlukan waktu untuk memahami dan merespons. Ketika ia menunjuk atau bersuara, tanggapi seolah sedang bercakap-cakap: “Iya, kamu lihat bolanya!”

Share this Article
Reading: Membaca Buku Interaktif: 7 Cara Mengajak Anak Bercerita Lewat Gambar