HALLOBUNDA.CO – Bunda sudah rutin membacakan cerita, tetapi si Kecil lebih sering mendengarkan tanpa ikut bicara? Tidak perlu buru-buru meminta anak mengulang setiap kata. Membaca buku interaktif untuk anak justru mengajak si Kecil ikut memilih, menunjuk, bertanya, dan bercerita. Momen singkat ini dapat menjadi kesempatan membangun kosakata sekaligus hubungan yang hangat.
Apa Itu Membaca Buku Interaktif?
Berbeda dari membacakan teks sampai selesai, membaca interaktif atau dialogic reading menjadikan anak peserta aktif. Orang dewasa mengomentari gambar, mengajukan pertanyaan yang sesuai kemampuan anak, menunggu respons, lalu menambahkan informasi. Respons anak tidak harus berupa kalimat: menunjuk, menatap gambar, bersuara, atau mengucapkan satu kata juga dapat menjadi awal percakapan.
Mengapa Membaca Bersama Bermanfaat untuk Bahasa Anak?
Saat Bunda menyebut gambar dan mengaitkannya dengan pengalaman anak, kata baru mendapat konteks yang mudah dipahami. Giliran berbicara juga melatih anak mendengar, memahami pertanyaan, dan mengekspresikan gagasan. Pendekatan dialogic reading telah diteliti sebagai salah satu strategi untuk mendukung perkembangan bahasa, tetapi hasilnya bisa berbeda menurut usia, kemampuan, dan intensitas interaksi.
6 Trik Membaca Buku Interaktif untuk Anak
1. Biarkan anak memilih buku
Tawarkan dua buku dengan sampul berbeda. Pilihan kecil membuat anak lebih tertarik dan membuka percakapan: “Mau cerita kucing atau kereta?”
2. Ikuti gambar yang menarik perhatiannya
Tidak harus membaca halaman secara berurutan. Jika anak menunjuk burung, berhentilah sejenak: “Iya, burung! Sayapnya besar, ya.”
3. Ajukan pertanyaan sesuai tahap bahasa
Untuk anak yang baru belajar kata, tanyakan “Mana bola?” atau “Ini apa?” Untuk anak yang lebih besar, coba “Menurutmu, kenapa tokohnya sedih?” Hindari terlalu banyak pertanyaan berturut-turut.

Subscribe to my channel