4 Penyebab Depresi Postpartum

Depresi postpartum tidak disebabkan oleh satu faktor penyebab saja, biasanya kondisi ini disebabkan oleh kombinasi faktor fisik dan emosional.
Setelah melahirkan, kadar dari hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu akan turun secara drastis. Hal ini menyebabkan perubahan kimia di otak yang memicu terjadinya perubahan suasana hati.
Ditambah lagi, kegiatan mengasuh bayi dapat membuat Bunda tidak dapat beristirahat dengan cukup untuk memulihkan dirinya setelah melahirkan.
Kurangnya istirahat dapat menimbulkan kelelahan, baik secara fisik maupun emosional, hingga pada akhirnya memicu depresi postpartum.
Tidak hanya itu saja, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami depresi postpartum, di antaranya:
1. Perubahan Fisik
Setelah persalinan, terdapat perubahan hormon yang sangat besar dalam tubuh perempuan, terutama hormon wanita estrogen dan progesteron.
Hormon tubuh lain, seperti yang diproduksi oleh tiroid juga mengalami perubahan sebagai akibat penyesuaian dari perubahan tersebut.
Hormon tiroid ini yang salah satunya berperan dalam memberikan perubahan mood setelah melahirkan.
2. Permasalahan Psikis
Memiliki bayi, terutama untuk yang pertama kalinya sering kali menyebabkan seorang Bunda menjadi cemas dan tidak percaya diri dengan kemampuan dalam merawat bayi.
Perasaan seperti ini yang berkepanjangan dapat menyebabkan ibu jatuh dalam keadaan depresi.
3. Kurang Tidur
Saat Bunda kurang tidur dan kewalahan, maka mungkin akan kesulitan menangani masalah kecil sekalipun.