-
Lapar
Perut kosong bisa bikin emosi anak mudah meledak. -
Kecewa karena tidak mendapat yang diinginkan
Misalnya tidak dibelikan mainan atau tidak boleh memegang sesuatu. -
Overstimulasi
Tempat ramai, suara keras, atau suasana baru bisa membuat anak merasa kewalahan. -
Ingin perhatian
Terkadang anak tantrum karena ingin diperhatikan, apalagi jika ia merasa “diabaikan” di tempat umum.
Tips Bijak Menghadapi Tantrum di Tempat Umum
1. Tenangkan Diri Bunda Dulu
Poin pertama dan paling penting: jangan panik.
Anak butuh Bunda yang tenang, bukan yang ikut-ikutan panik atau marah. Tarik napas dalam, dan fokus pada anak, bukan omongan orang sekitar.
2. Ajak Anak ke Tempat Lebih Sepi
Kalau memungkinkan, bawa anak ke tempat yang lebih tenang seperti pojok ruangan, area outdoor, atau ruang menyusui. Ini bisa bantu si kecil menenangkan diri dan menghindari sorotan orang banyak.
3. Validasi Perasaan Anak
Misalnya: “Bunda tahu kamu sedih karena nggak boleh pegang mainan itu.” Dengan cara ini, anak merasa dimengerti. Tapi tetap, Bunda harus…
4. Tetap Tegas dengan Batasan
Walau memahami perasaannya, bukan berarti semua keinginannya harus dipenuhi.
Jika Bunda menyerah hanya demi menghentikan tangisan, anak bisa belajar bahwa tantrum adalah “senjata ampuh”.
5. Jangan Malu Dihadapan Orang Lain
Ingat, Bun: tugas utama kita adalah menenangkan anak, bukan menyenangkan orang lain.
Biarkan orang berpikir apa, yang penting Bunda tahu sedang membimbing anak dengan penuh cinta dan konsistensi.
6. Setelah Tenang, Ajak Bicara Pelan-Pelan
Saat anak mulai tenang, ajak bicara untuk merefleksikan apa yang terjadi. Hindari menguliahi, tapi cukup beri pemahaman bahwa tantrum bukan cara yang baik untuk menyampaikan keinginan.
7. Beri Apresiasi Saat Anak Kembali Tenang
Pujilah si kecil: “Terima kasih ya, sudah mau tenang. Kakak hebat!” Pujian seperti ini akan memperkuat sikap positifnya.