Mereka menyalahgunakan relasi kuasa, menjadikan posisi akademik sebagai tameng untuk menyasar korban-korban yang rentan dan percaya pada sistem pendidikan.
Inilah alasan mengapa edukasi dan kewaspadaan sangat penting, terutama bagi mahasiswi atau perempuan muda yang sedang berjuang menuntut ilmu.
Tips Melindungi Diri bagi Mahasiswi agar Tak Jadi Korban

Berikut langkah-langkah penting yang bisa diterapkan untuk menjaga diri dari tindakan pelecehan, terutama di lingkungan kampus:
1. Hindari Bertemu di Tempat Tertutup Sendirian
Jika dosen atau pembimbing meminta pertemuan pribadi, pastikan dilakukan di ruang terbuka atau ajak teman untuk menemani. Tidak ada kewajiban untuk datang ke rumah pribadi pembimbing.
2. Tegas dalam Menolak dan Menjaga Jarak
Jangan ragu bersikap tegas saat merasa tidak nyaman. Penolakan yang jelas, meskipun kepada dosen atau tokoh akademik, adalah hak setiap mahasiswa.
3. Simpan Bukti dan Catat Semua Interaksi
Jika merasa ada perilaku mencurigakan, segera catat waktu, tempat, dan isi percakapan. Bila memungkinkan, simpan pesan atau rekaman yang dapat digunakan sebagai bukti jika diperlukan.
4. Kenali Layanan Kampus untuk Pengaduan Kekerasan Seksual
Banyak kampus kini memiliki Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. Cari tahu ke mana harus melapor, siapa yang bisa dipercaya, dan jangan pernah merasa sendiri.