“12.30 satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terus kita ke lokasi ditemukan satu lagi 20.30 WIB, jadi satu lagi korban yang belum ditemukan, inisial R,” ungkap Eddy.
Eddy pun mengungkapkan, proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan warga sekitar.
Pagi ini, petugas sudah apel dan menyiapkan semua peralatan untuk menyusuri sungai mencari keberadaan siswa inisial R yang masih hilang.
Berdasarkan foto dan video yang beredar, tiga orang siswi tersebut sedang mengikuti kegiatan pasukan khusus pramuka.
Mereka menjalani tugas untuk menyusuri area persawahan setempat. Namun, para siswa sempat bermain air di sungai Tukdana.
Dari beberapa siswa yang ikut serta, tiga di antaranya terbawa arus sungai hingga tenggelam.
Jika dilihat dari kasus di atas, hal tersebut dapat terjadi lantaran sang guru tidak mengawasi anak muridnya dengan benar.
Sebenarnya jika sang buah hati mengikuti kegiatan tersebut bisa memberikan beberapa manfaat.
Karena pramuka merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh banyak siswa di sekolah sebagai ekstrakurikuler atau aktivitas tambahan setelah sekolah.
Namun, bukan hanya untuk mengisi waktu luang, kegiatan pramuka ternyata memiliki manfaat tersendiri untuk tumbuh kembang anak.