Bunda Wajib Tahu! Ini 7 Tips Menumbuhkan Jiwa Kompetitif pada si Kecil

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Bunda Wajib Tahu! Ini 7 Tips Menumbuhkan Jiwa Kompetitif pada si Kecil

“Saya percaya bahwa bagian dari pengembangan kompetisi yang sehat adalah bahwa anak-anak belajar bahwa pesaing terpenting mereka adalah diri mereka sendiri,” ungkap ahli saraf anak, Timothy Gunn, Psy.D., dikutip dari Parents.

Ada beberapa cara menumbuhkan jiwa kompetitif untuk mendorong persaingan yang sehat pada anak-anak, seperti berikut ini:

1. Fokus pada Tujuan

Bantu anak-anak membuat tujuan yang dapat dicapai, tetapi membutuhkan cukup usaha untuk membuat mereka tetap termotivasi dan terlibat dalam aktivitas tersebut.

Baca Juga  Benarkah Bayi 54 Hari Meninggal Karena Jamu? Ini Jawaban Dokter Herbal

Selain itu, dengan menetapkan tujuan pribadi, maka Bunda sudah mengalihkan fokus anak dari hanya ‘memenangkan’ aktivitas tapi juga fokus untuk mencapai tujuan mereka.

2. Rayakan Setiap Kemajuan dan Prestasi Anak

Saat anak mencapai salah satu tujuan pribadinya, jangan langsung beralih ke tujuan berikutnya. Pertama, hargai mereka atas prestasi yang sudah diraih terlebih dahulu.

Cukup tunjukkan bahwa Bunda menghargai kerja keras anak untuk mencapai tujuan tersebut.

Gunakan kata-kata positif untuk memotivasi dan merayakan kemajuan anak.

Hindari membandingkan dengan anak lain karena hal ini dapat menurunkan semangat juangnya.

3. Perkenalkan dengan Kekalahan

Sangat menyenangkan saat anak berhasil mencapai tujuan dan memenangkan permainan, tetapi apa yang terjadi saat mereka sudah menetapkan tujuan dan tidak mampu mencapainya?

Baca Juga  Alami Kebutaan, Mata Siswi Kelas 2 SD Diduga Dicolok Tusukan Bakso Oleh Kakak Kelasnya

Jangan khawatir, ini memberikan kesempatan yang bagus bagi anak untuk memperkuat pesan positif tentang kompetisi.

Misalnya sampaikan bahwa dalam setiap kompetisi pasti ada menang dan kalah.

Selama anak mau berusaha dan mencoba untuk meningkatkan diri, itu adalah bagian dari prosesnya.

4. Tak Perlu Ada Hukuman

Rasa takut dapat menjadi motivator jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang, anak-anak akan semakin terpuruk. Fokuslah menciptakan suasana di mana anak dipersilakan untuk mencoba dan gagal.

Dorong anak untuk fokus pada usaha yang dilakukan, bukan hanya pada hasil akhir.

Dengan begitu, anak akan lebih tahan banting dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan atau kekalahan.

Baca Juga  Menanamkan Kebiasaan Berbagi pada Anak di Bulan Ramadhan: Lebih dari Sekadar Memberi!

5. Mainkan Aktivitas yang Kolaboratif dan Kompetitif

Ada banyak jenis aktivitas kompetitif yang dapat diikuti anak-anak.

Dorong mereka untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas yang memungkinkan mereka belajar bagaimana menjadi rekan tim yang baik dan bersaing dengan diri mereka sendiri.

Misalnya, perkenalkan anak dengan permainan tradisional bersama teman-teman sebayanya.

Selain itu, permainan seperti catur, scrabble, atau puzzle dapat melatih kemampuan berpikir kritis, merencanakan, dan mengambil keputusan yang tepat.

TAGGED:
Share this Article
Reading: Bunda Wajib Tahu! Ini 7 Tips Menumbuhkan Jiwa Kompetitif pada si Kecil