4. Memilih Kopi dengan Rendah Kafein
Biasanya disebut kopi decaf, yaitu jenis kopi yang kadar kafeinnya sudah diturunkan sampai level terendah melalui sebuah proses pemanasan biji kopi.
Dalam 1 cangkir kopi decaf, umumnya mengandung antara 3 sampai 15.8 mg kafein. Kopi jenis Robusta memiliki kandungan kafein lebih banyak hingga dua kali lipat dari kopi Arabica.
Kandungan kafein di kopi Arabica sekitar 0,8 hingga 1,4 %. Sementara, Robusta memiliki kadar kafein antara 1,7 hingga 4%.
Hal ini membuat arabica lebih aman untuk lambung, cocok sekali untuk bumil yang pencernaannya menjadi lebih sensitif dibandingkan sebelum hamil, karena adanya perubahan hormon.
5. Berkonsultasi dengan Dokter Jika Perlu
Setiap ibu hamil memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Mungkin sebagian bumil ada yang sehat-sehat saja ketika mengonsumsi kafein dan tak berdampak buruk pada kandungannya.
Tapi, ada yang sebaliknya. Hasil suatu penelitian juga tidak serta-merta dapat diaplikasikan di lingkungan kita karena dalam penelitian banyak faktor yang berpengaruh terhadap hasil penelitian tersebut.
Mulai dari karakteristik penduduk, kebiasaan, budaya dan ras dari subjek penelitian.
Konsumsi kafein memang harus dibatasi pada ibu hamil dan sebaiknya konsultasikan pada dokter kandunganmu sebelum kamu mengonsumsinya.***