Cara Mengobati Bayi Kuning
Pengobatan untuk penyakit kuning pada bayi baru lahir biasanya tidak diperlukan.
Penyakit kuning tingkat ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring dengan perkembangan hati bayi, yang membutuhkan waktu sekitar 1-2 minggu.
Ciri bayi kuning sudah sembuh di antaranya kulit bayi sudah mulai kembali seperti warna kemerahan biasa, serta keinginannya untuk menyusu sudah kembali normal.
Cara menurunkan bayi kuning engan cepat salah satunya dengan menyusui bayi sesering mungkin (10 hingga 12 kali sehari).
Ini dapat mendorong buang air besar (BAB), yang kemudian diharapkan dapat membantu bayi membuang kelebihan bilirubin dari tubuhnya.
Jika kadar bilirubin bayi tinggi atau terus meningkat, dokter mungkin akan merekomendasikan perawatan fototerapi. Selama fototerapi, bayi ditempatkan di bawah lampu biru khusus.
Supaya terapi yang diterapkan bisa lebih optimal, bayi biasanya hanya akan dikenakan popok dan penutup mata.
Fototerapi membantu hati bayi membuang kelebihan bilirubin, dengan memakan waktu sekitar 1-2 hari.
Dalam kasus yang jarang terjadi ketika fototerapi tidak berhasil, dokter mungkin juga akan merekomendasikan transfusi darah.
Cara Mencegah Bayi Kuning
Kuning pada bayi baru lahir sebenarnya termasuk hal yang normal dan tidak dapat dicegah.
Tetapi Bunda dapat mengurangi risiko bayi mengalami penyakit kuning parah dengan menyusuinya lebih sering.
Hal ini akan merangsang buang air besar secara teratur, yang kemudian membantu bayi untuk membuang bilirubin dalam tubuhnya.
Bayi ASI
Berikan Si Kecil ASI setidaknya 8 hingga 12 kali sehari selama minggu pertama kehidupannya.
Bayi susu formula
Berikan bayi 30 hingga 60 ml susu formula setiap 2-3 jam selama minggu pertama kehidupannya. Pastikan ia mendapatkan asupan setidaknya 8 kali dalam jangka waktu 24 jam.
Demikian ulasan tentang ciri-ciri bayi kuning yang perlu diwaspadai orang tua, serta apa yang harus dilakukan jika bayi kuning.
Jangan lupa pastikan juga dokter memeriksa kadar bilirubin bayi sebelum pulang meninggalkan rumah sakit.
Jadwalkan kunjungan tindak lanjut selama minggu pertama kehidupan bayi guna memeriksa kembali kadar bilirubinnya.***