Ngeri! Kasus TBC di Indonesia Masih Sangat Tinggi, Masuk Peringkat 2 di Dunia

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Ngeri! Kasus TBC di Indonesia Masih Sangat Tinggi, Masuk Peringkat 2 di Dunia

Pada tahun 2021, terdapat hampir setengah juta kasus baru di seluruh dunia yang terdapat obat (DR-TB), yang tidak memberikan respons terhadap obat penyakit tersebut lini pertama yang paling sering digunakan.

Meskipun dapat dicegah dan disembuhkan, diagnosis yang tidak tepat masih menjadi tantangan paling signifikan dalam upaya memerangi penyakit tersebut.

Dengan hampir dua pertiga dari 450.000 orang yang mengidap TB-DR setiap tahunnya tidak terdiagnosis dan terdaftar dalam pengobatannya.

Hal ini dapat membahayakan kesehatan, keluarga, dan orang-orang yang tidak terdiagnosis penyakit tersebut. Selain itu lingkungan di sekitar orang dengan penyakit tersebut juga berisiko.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran terhadap TBC dan gejalanya, faktor sosial ekonomi stigma dan biaya perjalanan ke klinik.

Baca Juga  Peran Ibu dalam Menciptakan Ramadhan yang Hangat dan Penuh Kebersamaan

Bunda dan Ayah juga harus menyadari jika penyakit ini sangat berbahaya bagi sang buah hati, hal tersebut bisa terjadi lantaran si Kecil masih memiliki daya tahan tubuh yang kurang baik.

Bagi setiap orang yang menderita TBC, 10-15 orang di antara kontak dekat mereka dapat terkena dampaknya. Sehingga membuat keluarga dan seluruh komunitas dapat terkena penyakit ini.

Penyakit ini sering disalah artikan sebagai pilek atau flu pada awalnya, banyak orang mungkin hanya menggunakan obat-obatan yang dijual bebas.

Untuk meringankan gejala tersebut dari pada mencari perawatan yang diperlukan di rumah sakit atau klinik, sehingga dapat menyebar lebih jauh.

Oleh karena itu jika Bunda atau Ayah mengetahui tanda dan gejala TBC, harus bisa mewaspadai untuk mengatasi kemungkinan di komunitas, tetangga atau keluarga sekitar.

Baca Juga  Tragedi Perang Sarung: Pelajar SMP Tewas, Orang Tua Harus Lebih Waspada!

Sang buah hati yang terkena tuberkulosis kemungkinan besar tidak tertular dari teman-teman sebayanya, melainkan dari orang dewasa yang menderita penyakit tersebut.

Ketika orang dewasa yang menderita tuberkulosis batuk atau bersin, bakteri ini akan menyebar lewat udara.

TAGGED:
Share this Article
Reading: Ngeri! Kasus TBC di Indonesia Masih Sangat Tinggi, Masuk Peringkat 2 di Dunia