Ngeri! Kasus TBC di Indonesia Masih Sangat Tinggi, Masuk Peringkat 2 di Dunia

Lafa Zidan Alfaini
5 Min Read
Ngeri! Kasus TBC di Indonesia Masih Sangat Tinggi, Masuk Peringkat 2 di Dunia

Pada saat itulah, penularan penyakit ini ke orang-orang di sekitarnya dapat terjadi, baik ke anak-anak maupun orang dewasa.

Anak-anak yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya terkena HIV pada sang buah hati atau kurang gizi, memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit ini.

Pengobatan Penyakit TBC pada si Kecil

Pengobatan Penyakit TBC pada si Kecil

Dikutip dari situs CDC, penyakit tuberkulosis pada sang buah hati diobati dengan meminum beberapa obat anti TBC selama 4, 6, atau 9 bulan, tergantung dari regimen pengobatannya.

Namun tidak merekomendasikan rejimen pengobatan TBC rifapentine-moxifloxacin selama 4 bulan untuk anak di bawah 12 tahun atau memiliki berat badan di bawah 40 kilogram.

Jika sang buah hati berhenti minum obat sebelum habis, anak bisa sakit lagi, jika obat tidak diminum dengan benar, bakteri yang masih hidup bisa menjadi kebal terhadap obat tersebut.

Baca Juga  Aurel Hermansyah Ajarkan Ameena Mengenal Warna, Ini 5 Manfaatnya Bagi si Kecil

Tuberkulosis yang resistan terhadap obat lebih sulit dan mahal untuk diobati dan pengobatan memerlukan waktu lebih lama hingga 18 atau hingga 24 bulan.***

TAGGED:
Share this Article
Reading: Ngeri! Kasus TBC di Indonesia Masih Sangat Tinggi, Masuk Peringkat 2 di Dunia